Suara.com - Pasangan suami istri Zakaria Husni dan Zakiya Masrur ditemukan tewas di Sungai Klawing, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.
Keduanya dibunuh di rumah Jalan Pengairan, nomor 21, RT 11, RW 6, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sebelum dibuang ke Sungai Klawing, Desa Palumbungan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.
Keduanya dibunuh oleh mantan anak buah korban. Diduga, mereka tega membunuh dan mencuri barang milik eks majikannya lantaran sakit hati.
Selain itu, ada beberapa fakta sadis pembunuhan mengerikan tersebut:
1.Diikat dan dibungkus
Sehabis dibunuh di rumahnya di wilayah Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Jenazah korban ditemukan dengan kondisi kaki diikat dan tubuh dibungkus bed cover di Sungai Klawing, Desa Palumbungan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada Senin (11/9/2017).
2.Selesai Salat Dibunuh
Saat itu pelaku mendatangi rumah korban, lalu istri korban membuka pintu langsung dianiaya hingga meninggal dunia.
Pada saat kejadian, sang suami (Zakaria) sedang tidak di dalam rumah.
Usai menghabisi Zakiya, ketiga pelaku menunggu Zakaria yang sedang salat Maghrib di Musala Al Ma'ruf.
"Mereka lantas menunggu sang suami yang selesai melaksanakan ibadah," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nico Afinta.
3.Dirampok Rp1 Miliar
Tak hanya membunuh, para pelaku juga menggasak harta milik korban. Bahkan barang berharga yang dirampok diperkirakan mencapai satu miliar rupiah.
Di antaranya ada mobil Altis, 15 jam tangan, beberapa rekening, emas dan lainnya.
"Kami masih melakukan perhitungan ya. Karena kalau 15 jam tangan itu sekitar Rp400 jutaan, kemudian emas dijual sekitar 120 juta, lalu ada beberapa rekening, mobil Altisnya juga diambil. Sementara kerugian sekitar Rp1 miliar ya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Nico Afinta di Polda Metro Jaya, Rabu (13/9/2017).
4.Bunuh Pasutri karena tak beri pesangon
Ketiga pelaku pembunuhan keji pasangan suami istri bos pabrik garmen merupakan mantan anak buah korban. Diduga, mereka tega membunuh dan mencuri barang milik eks majikannya lantaran sakit hati tak diberi pesangon.
AZ tak lain mantan sopir korban yang dipecat. Sedangkan SU dan EK juga mantan karyawan di perusahaan garmen milik korban.
Ketiga pelaku akhirnya ditangkap ketika sedang foya-foya di hotel kawasan Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (12/9/2017), malam.
Bahkan satu dari tiga pelaku perampokan sadis tersebut tewas ditembak polisi.
Ia ditembak lantaran dianggap melawan saat dibawa ke tempat penadah hasil perampokan di kawasan Kudus, Jawa Tengah, Selasa (12/9/2017) malam.
5.Hukuman Mati
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nico Afinta mengatakan tiga pelaku sudah merencanakan perampokan terhadap pasangan Zakaria Husni dan Zakiya Masrur.
Nico mengatakan kasus tersebut masuk kategori pembunuhan berencana dan akan dijerat hukuman mati.
Polisi menjerat para pelaku dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 365 KUHP tentang perampokan.
"Bisa (dikenakan) hukuman mati," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas
-
Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?
-
Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?
-
10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes
-
Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang
-
Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970
-
Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum
-
Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?