Suara.com - Komisi III DPR menyetujui usulan anggaran yang diajukan Polri untuk pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi. Usulan ini akan dimasukkan ke dalam pagu indikatif Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2018.
Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengatakan akan segera meneruskan ke Badan Anggaran DPR untuk dibicarakan dengan Kementerian Keuangan.
"Kita terima penyampaiannya dan nanti kita akan rapat pleno dan kita akan sampaikan ke Banggar untuk dibicarakan dengan Kemenkeu," kata Bambang di DPR, Jakarta, Selasa (19/9/2017).
Bambang mengatakan Densus Tipikor ini nantinya bisa berjalan dan membantu tugas KPK dalam pemberantasan korupsi yang masif, terutama yang terjadi di daerah, seperti kasus korupsi Dana Desa.
"Kita berharap di Tahun 2018 Densus Tipikor ini sudah bisa berjalan dan membantu kerja-kerja agenda pemberantasan korupsi yang selama ini dilakukan oleh KPK," kata Politikus Golkar ini.
Nantinya, kata Bambang, Densus Tipikor ini akan dipimpin oleh jenderal bintang dua dan diisi oleh 500 penyidik yang siap menangani kasus korupsi. Untuk sementara, tambah Bambang, Densus ini akan dibuka hingga tingkat Polda.
Bambang menambahkan Densus Tipikor ini akan berpusat di Kantor Polda Metro Jaya yang lama. Kantor Polda Metro Jaya, nantinya akan menempati gedung baru. Sehingga, kantor lamanya bisa dialihfungsikan.
"Kami sudah mendapat penjelasan dari Kapolri bahwa markas Densus Tipikor ini akan dipakai di Kantor Polda Metro Jaya yang lama ini dan PMJ akan dipindah ke gedung baru," kata dia.
Usulan pembentukan Densus Tipikor ini muncul dalam rapat dengar pendapat Komisi III dengan Polri, Selasa (19/9/2017).
Densus Tipikor ini membutuhkan anggaran sebesar Rp975 miliar untuk pembentukannya. Jumlah ini sudah termasuk dengan anggaran yang diajukan Polri untuk tahun 2018, yaitu Rp136 triliun.
Tag
Berita Terkait
-
Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Mensesneg Ungkap Pemerintah Tengah Kaji Rencana Pangkas Gaji DPR dan Kabinet
-
Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras
-
Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras Andrie Yunus, Komisi I DPR: Hukum Berat, Jangan Ditutupi!
-
Empat Prajurit Terlibat, DPR Minta Dalang Utama Kasus Andrie Yunus Diungkap
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan