Suara.com - Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat memyatakan manajemen PT Transportasi Jakarta berkinerja baik setelah dikelola Direktur Utama Budi Kaliwono.
Meski begitu, ia akan terus mengevaluasi BUMD itu dan lainnya selama sisa masa jabatannya yang berakhir pada Oktober 2017.
"Anda bisa melihat Transjakarta sekarang jadi lebih baik nggak dibandingkan yang lalu? Coba lihat," ujar Djarot di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (20/9/2017).
Selain BUMD yang bergerak di bidang transportasi, Djarot juga memuji kinerja Direksi PD Pasar Jaya setelah dijabat Arief Nasrudin.
"Yang kedua adalah pasar kita sekarang lebih baik atau nggk? Gitu saja," kata Djarot.
Selanjutnya, ia memuji BUMD yang bergerak di bidang pangan. Food Station Tjipinang Jaya, kata Djarot, dulunya suka menyewakan gudang-gudang.
"Food station yang dulu sebagian besar cuma nyewa-nyewain gudang, sekarang udah menjadi pelaku juga, semakin baik, ini harus diakui," kata dia.
Tidak ketinggalan, PD Dharma Jaya juga dinilai lebih baik setelah Marina Ratna Dwi Kusuma menjabat sebagai direktur utama.
Baca Juga: Didemo Karyawan, Djarot Bela Direksi PD Pasar Jaya
BUMD Jakarta yang bergerak dalam bidang penampungan ternak potong dan daging ini mamu menjaga kestabilan harga dan menjamin stok.
"Hal-hal seperti ini yang harus dinilai. Maka dari itu mari kalau mau berubah silakan ya. Karena sekali lagi yang kita hadapi itu persaingan yah. Dan persaingannya betul-betul luar biasa," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan