Suara.com - Dini Oktaviani merupakan sales promotion girl di perusahaan produk kecantikan. Perempuan berusia 19 tahun ini dibunuh dan jenazah ditemukan dalam keadaan membusuk di kamar Apartemen Laguna Tower B, lantai 21, nomor 19, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara,
"SPG kosmetik," kata Kepala Kepolisian Sektor Penjaringan Ajun Komisaris Besar Anwar Haidar kepada Suara.com, Kamis (21/9/20117).
Anwar mengatakan Dini sudah lama menyewa kamar Apartemen Laguna. Perempuan asal Bangka Belitung ini tinggal sendiri di sana.
"Sudah lama tinggal di apartemen, tapi dari mulai kapan saya nggak tahu, dia tinggal sendiri di situ," kata Anwar.
Dini dibunuh dengan cara dibekap menggunakan bantal. Hasil autopsi menunjukkan tanda-tanda kekerasan pada bagian leher korban.
"Ada garis di leher, diduga dibekap bantal," kata Anwar.
Polisi mencurigai pembunuh Dini masih orang dekat. Sebab, kata Anwar, tak ada tanda kerusakan pada pintu kamar apartemen korban yang mengindikasikan pelaku bisa leluasa masuk.
"Gini aja gampangnya kalau seandainya kunci tidak dalam keadaan rusak itu berani ke sana, tapi kalau orang dekat berani kenal," kata dia
Polisi telah mendapatkan identitas orang yang diduga membunuh Dini. Saat ini, polisi masih mengejarnya.
Korban ditemukan di atas tempat tidur apartemen Laguna pada Selasa (19/9/2017), dini hari, oleh keluarganya. Keluarga datang karena sudah tiga hari tak bisa berkabar dengan Dini.
Sejumlah barang berharga milik korban, seperti dua telepon genggam, televisi, dan perhiasan, raib.
Berita Terkait
-
Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Teh dan Jasad Melepuh
-
PKS Kutuk Keras Pembunuhan Sadis Anak Kadernya di Cilegon: Setiap Anak Punya Hak Hidup!
-
Ayah Korban Diperiksa, Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Rumah Mewah Cilegon Masih Gelap?
-
Telepon Terakhir Anak 9 Tahun: Apa Pemicu Pembunuhan Sadis di Rumah Mewah Cilegon?
-
Kronologi Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon, Telepon Panik Jadi Awal Tragedi Maut
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter