Suara.com - Valentino Rossi dinyatakan dapat ambil bagian pada balapan MotoGP Aragon akhir pekan ini di Spanyol, tiga pekan setelah pebalap Yamaha itu mengalami patah tulang kaki kanan.
Diperbolehkannya Rossi mengikuti balapan seri ke-14 setelah dirinya lolos tes kesehatan yang dilakukan petugas medis Aragon, Kamis (21/9/2017).
"Sore ini Valentino Rossi sukses menyelesaikan pemeriksaan medis wajib yang dilakukan oleh Kepala Petugas medis Motorland Aragon, Clemente Millan," demikian pernyataan pihak Yamaha.
"Ia menyatakan bahwa juara dunia sembilan kali itu bugar untuk berkendara, 21 hari setelah ia mengalami cedera kaki," lanjut pihak Yamaha.
Rossi, yang masih berjalan dengan menggunakan penyangga kaki, akan ambil bagian pada latihan hari ini, Jumat (22/9/2017), untuk menguji kebugarannya menjelang balapan, Minggu (24/9/2017).
"Saya akan memiliki jawaban sebenarnya setelah FP1 (latihan bebas pertama), karena mengendarai (sepeda motor) M1 akan menjadi tantangan yang lebih besar. Kita lihat saja," kata pebalap Italia itu.
Rossi, yang absen pada Grand Prix San Marino di Misano, menghuni peringkat keempat di klasemen kejuaraan, tertinggal 42 poin dari dua pemuncak klasemen Marc Marquez asal Spanyol dan Andrea Dovizioso asal Italia dengan lima balapan tersisa.
Pebalap Superbike asal Belanda Michael van der Mark (24) telah disiapkan untuk menjadi pengganti, namun ia belum pernah tampil di ajang MotoGP sebelumnya.
Baca Juga: Duduki Bandara, Thailand Denda Demonstran Rp213,3 Miliar
Berita Terkait
-
Transfer Pembalap Terlalu Cepat, Joan Mir Takut Salah Ambil Keputusan
-
MotoGP Tes Buriram 2026: Fabio Quartararo Frustrasi dengan Mesin V4 Yamaha
-
Terpopuler: Biaya Ganti Baterai Mobil Hybrid, Update Harga Yamaha Aerox Februari 2026
-
Pilihan Warna Baru Royal Iron dan Prime Gray Yamaha Grand Filano Hybrid yang Makin Kalcer
-
Warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid yang Makin Stylish untuk Anak Muda
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak