Suara.com - Jn, pelaku pembunuhan Suhaili, warga Desa Negeri Ratu, Kabupaten Lampung Utara, yang memicu kerusuhan, telah menyerahkan diri kepada pihak berwajib.
Kepala Desa Mulyorejo II Sulistianto, di Bunga Mayang, Lampung Utara, Selasa, mengatakan pembunuhan terjadi di Kali Merah, perbatasan antara Desa Mulyorejo I dan Mulyorejo II, Kecamatan Bunga Mayang, Lampung Utara.
Menurut Serda Yohanes, selaku Babinsa dari Kodim 0412/Lampung Utara, korban Suhaili merupakan warga Desa Negeri Ratu, sedangkan pelaku Jn warga Desa Mulyorejo II, Kecamatan Bunga Mayang.
Menurutnya, penemuan mayat korban pada Minggu (24/9/2017) sekitar pukul 15.30 WIB oleh HT (38) warga Desa Sukadana Ilir yang merupakan adik kandung korban, dan AS (19) warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Bunga Mayang, Lampung Utara yang diketahui adalah keponakan korban.
Dia mengatakan, penemuan mayat itu memicu aksi warga hingga dua rumah terbakar, satu milik pelaku, Jn, dan satunya milik adik ipar pelaku.
Personel TNI di sana ikut membantu menangani kerusuhan itu bersama jajaran kepolisian setempat untuk mengamankan warga agar tidak sampai makin meluas.
Dia membenarkan pelaku pembunuhan itu telah menyerahkan diri ke Polres Lampung Utara.
"Informasinya pelaku sudah berada di Polres Lampung Utara dengan diantar oleh keluarganya," ungkapnya seperti diwartakan Antara.
Baca Juga: Usai Dibekuk, Pembunuh Murti Belum Pernah Dijenguk Keluarga
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?