Suara.com - Anggota DPR dari Fraksi Golkar Ridwan Bae menjenguk Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto untuk keduakalinya, Senin (2/10/2017). Dia mengaku kaget melihat kondisi ketua DPR itu di Rumah Sakit Premier, Jatinegara, Jakarta Timur.
"Saya pernah lihat minggu lalu, kemudian hari ini saya datang lagi. Pasca kebebasan beliau saya pernah datang kemudian setelah keputusan praperadilan saya baru datang lagi. Dan beliau masih berbaring, masih pakai masker, saya datang juga masih kaget jujur. Saya kira sudah ada perubahan ternyata masih belum," kata Ridwan di pintu keluar tempat parkir mobil RS Premier.
Kemudian Ridwan menceritakan apa yang terjadi tadi. Ketika baru tiba, Novanto menggunakan masker. Novanto baru membuka masker ketika bicara dengan Ridwan selama sekitar 5-10 menit.
"Kalau saya datang 2-3 menit bicara, udah selesai dia, karena seperti tidak sanggup. Tapi kali ini, saya bisa bicara 5-10 menit," ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara.
Isi pembicaraan Ridwan dengan Novanto seputar kondisi Golkar di Sulawesi Tenggara menjelang pilkada tahun 2018.
"Ya bicara kondisi Golkar. Pertama kesehatannya, kedua kondisi Golkar. Kebetulan saya pengurus DPD I, maka dia juga bertanya tentang daerah saya seperti apa. Kemudian kita juga mau pilgub, kita bicara bagaimana persoalan pilgub kita di Sulawesi Tenggara. Itu saja yang kita bicarakan," katanya.
Dalam pertemuan tadi, kata Ridwan, Novanto berharap cepat sehat .
Ridwan tidak tahu kapan Novanto diizinkan pulang dari rumah sakit.
"Yang kita tahu bahwa beliau masih dalam pengawasan dokter. Nah dokterlah yang kira-kira bisa menentukan, apakah kapan kita tidak tahu. Dalam pembicaraan kita tidak bahas itu. Tidak ada pembicaraan itu saya tidak tanya, karena saya tau itu adalah hak dokter dan tentu kan komunikasinya beliau sendiri. Saya datang hanya menjenguk beliau kondisinya seperti apa dan bagaimana pandangan beliau dengan kondisi yang ada," tuturnya. (Maidian Reviani)
Tag
Berita Terkait
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Mengintip Rumah Setya Novanto di Kupang yang Dilelang KPK, Harganya Miliaran!
-
Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat! Cacat Hukum? Ini Kata Penggugat
-
Setnov Bebas Bersyarat, Arukki dan LP3HI Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta: Kecewa!
-
Terpopuler: Anak Setya Novanto Menikah, Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik Oktober 2025?
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi