Suara.com - Seorang nenek menangis histeris di Jalan Wiroto, Dadirejo Barat, Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (2/10/2017) pagi. Ketika itu, ia baru saja menjadi korban penjambretan.
Tangisan sang nenek direkam memakai ponsel dan diunggah ke dunia maya. Video itu lantas viral setelah disebar akun Facebook Yuni Rusmini, Senin siang.
Dalam video tersebut, sang nenek yang berkendaraan sepeda ontel bercerita kepada warga sekitar sembari menangis bahwa dia baru dijambret oleh dua orang tak dikenal.
Penjambret merampas kalung sang nenek yang biasa berjualan di Pasar Wiradesa.
”Penjambretan itu terjadi Senin pagi, sekitar pukul 05.00 WIB. Pelaku memakai sepeda motor. Saat itu nenek ini sedang pergi menuju pasar untuk berjualan,” tutur Yuni.
Warga sekitar dalam video itu tampak berupaya menenangkan sang nenek yang terus menangis histeris. Ada pula warga yang membuatkan nenek itu teh hangat untuk melegakan tenggorokannya, namun ditolak.
Akhir video itu memperlihatkan sang nenek yang sedih berjalan sembari menuntun sepeda.
Baca Juga: Foto Setya Novanto Muda dan Gelar Pria Tampan Surabaya 1975
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat