Suara.com - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Junimart Girsang mengusulkan Panitia Khusus Hak Angket kembali memanggil komisioner KPK. Sampai kini KPK belum bersedia penuhi panggilan Pansus Hak Angket.
"Saya mengatakan pada Pansus, kita tidak perlu lama-lama panggil orang perorang. Saran saya, biar clear kita panggil lagi komisioner KPK," kata Junimart di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10/2017).
"Kalau tidak datang ya sudah, itulah kesimpulan akhir dari kerja kita. Kita tidak bisa mengcross check temuan pansus kepada KPK. Kita kan sudah berikan waktu dan kesempatan bagi KPK untuk mengklarifikasi temuan," ujar Junimart.
Sebelumnya komisioner KPK hanya hadir dalam rapat dengar pendapat Komisi III DPR. Sementara untuk panggilan Pansus, KPK menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi.
KPK tetap tidak akan memenuhi panggilan pansus hak angket KPK sebelum Mahkamah Konstitusi memutuskan uji materi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD. Sementara itu Rapat paripurna DPR menyepakati laporan panitia khusus hak angket DPR terkait tugas dan kewenangan KPK, meskipun belum mencakup rekomendasi akhir.
"Saran kita, sebaiknya KPK datang saja karena toh kalau KPK tidak datang masih ada jalur lain melalui RDP Komisi III. Sama hasilnya. Toh mereka menjawab juga. Jadi nggak ada salahnya mereka datang ke Pansus untuk mengklarifikasi hasil temuan pansus supaya lebih transparan," kata Junimart.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat