Suara.com - ABG berusia 18 tahun bernama Aslan Syah alias Aslan tewas ditikam di Jalan Pongtiku, Makassar, Sulawesi Selatan.
Aslan tewas dianiaya dan ditusuk dua penjambret bernama Syahrul (22) dan Muhammad Irwan alias Iwan (18), Senin (2/10/2017).
Seperti diberitakan laman resmi Polri, Tribratanews, Rabu (4/10), aparat Polda Sulsel berhasil membekuk kedua pelaku.
“MI alias Iwan berperan sebagai joki. Sedangkan Sh berperan sebagai eksekutor pembunuhan korban. Motifnya penjambretan telepon seluler (ponsel),” kata Kabid Humas Polda Sulsel Komisaris Besar Dicky Sondani.
Ia mengatakan, pembunuhan itu berawal ketika kedua pelaku melihat Aslan tengah asyik bermain ponsel di daerah itu.
Pelaku yang mengendarai sepeda motor sontak berhenti. Seorang dari mereka turun dan langsung mengacungkan senjata tajam badik ke Aslan.
Korban yang tak sempat mengelak akhirnya tertusuk di bagian lambung. Aslan sempat berlari setelah tertusuk hingga terjatuh dan ditolong warga setempat. Aslan lantas dibawa ke puskesmas terdekat.
Namun, karena luka yang dialami Aslan terbilang serius, ia dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Makassar. Tapi, nyawa korban ternyata tak lagi tertolong.
Baca Juga: Tragis! Sekeluarga di Bogor Tewas Diduga Keracunan Asap Genset
“Kami menerima laporan itu langsung melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku. Mereka berhasil dibekuk pada Selasa (3/10) dini hari, sekitar pukul 5.30 WITA oleh tim gabungan Resmob Polda Sulsel, Resmob Polrestabes Makassar, dan Resmob Polsek Tallo Makasar,” terangnya.
Iwan ditangkap di kompleks Bumi Sari Indah Blok A S Nomor 6 Gowa. Sementara Syahrul dibekuk di Jalan Tinumbu Lorong 148 Makassar.
”Saat ditangkap tersangka berpura-pura tidur,” tukasnya.
Selain tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Fino berwarna merah, helm, jaket tersangka, dan kalung besi yang digunakan tersangka saat beraksi.
“Senjata tajam yang digunakan tersangka saat beraksi belum ditemukan, masih dalam pencarian,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal