Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, dan Komisaris PT Media Bangun Bersama Khairuddin, Jumat (6/10/2017).
Rita ditahan di rumah tahanan KPK yang baru, dan Khairuddin ditahan di Rumah Tahanan Pomdam Jaya Guntur, Jakarta Selatan.
"Keduanya ditahan untuk 20 hari pertama," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat.
Rita dan Khairuddin sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Jumat hari ini, Rita dan Ketua Tim 11 yang dibentuk Rita tersebut menjalani pemeriksaan perdana.
Namun, upaya pemanggilan terhadap keduanya bukan baru kali ini dilakukan. KPK sebelumnya sudah memanggil Rita dan Khairuddin, tapi keduanya tidak hadir. Alasan ketidakhadiran keduanya juga tidak diketahui KPK.
Rita dan Khairuddin jadi tersangka dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi serta uang suap di Pemkab Kukar.
Dalam kasus suap, Rita diduga menerima uang sejumlah Rp6 miliar dari Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hari Susanto Gun.
Uang suap tersebut diterima Rita diduga untuk ”memuluskan” izin operasional perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman milik PT Sawit.
Dalam kasus gratifikasi, Rita menerima sejumlah USD775 ribu atau setara Rp6,9 miliar. Uang gratifikasi itu diduga terkait sejumlah proyek di Kukar.
Baca Juga: Anang Diperiksa KPK sebagai Tersangka Kasus Korupsi KTP-el
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi