Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat menggerebek tempat sauna di Ruko Plaza Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat, yang diduga dijadikan tempat porstitusi sesama jenis yang dilakukan oleh 51 orang pria, pada Jumat (6/10/2017) sekitar pukul 22.00 WIB.
"Kami mengungkap kasus melanggar undang-undang pornografi. Jadi adanya prostitusi dilakukan oleh sesama jenis, laki laki. Jadi ini dilakukan di suatu tempat di ruko Plaza Harmoni, Gambir. Di sana ada tempat spa," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwoni di Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (7/10/2017).
Argo menambahkan informasi tempat spa dijadikan porstitusi sesama jenis dari laporan masyarakat kepada polisi.
"Kami dapat laporan dari masyarakat ke Polres itu info kemarin ya. Kemudian dilidik, sehingga tadi malam dilakukan penangkapan. Setelah dilakukan penangkapan ada 51 pengunjung yang laki laki semua," ujar Argo.
Argo menjelaskan pesta gay ini dilakukan di lokasi spa, tujuannya untuk menghindari kecurigaan dari masyarakat.
"Kelompok ini menggunakan tempat spa, untuk mengkamuflase agar tidak kelihatan. Jadi dia masuk ke dalam suatu SPA ini bisa sendirian bisa berdua. Ini laki-laki ya, jadi bisa sendiri atau pasangan," kata Argo.
Selanjutnya, para pengunjung juga dikenakan biaya sebesar Rp165 ribu untuk membeli tiket masuk dan mendapatkan alat kontrasepsi dan minyak pelumas.
"Itu ada tiketnya seharga Rp165 ribu. Kemudian mendapatkan kondom dan minyak pelumas. Artinya di situ dilakukan kegiatan yang menurut hukum di Indonesia tidak dibenarkan," kata Argo.
Namun polisi masih menyelidiki sudah berapa lama tempat SPA tersebut diduga dijadikan tempat porstitusi sesama jenis.
Baca Juga: Pesta Gay, 51 Lelaki dari Lima Negara Ditangkap Polisi
"Masih didalami semua oleh penyidik ya" ujar Argo.
Hingga saat ini, 51 orang yang diduga pesta seks sesama jenis (gay) masih menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Pusat.
"Masih dilakukan identifikasi, baik identitas, sidik jari, dan kita foto. Nanti untuk kita jadikan saksi. Setelah itu baru kita pulangkan," kata Argo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang