Suara.com - Kepolisian Sektor Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, tengah menangani peristiwa bentrokan dua kelompok sepeda motor di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kranji, Minggu pagi (8/10/2017), yang menimbulkan seorang korban tewas.
"Masih kita tangani kasusnya. Satu korban tercatat meninggal dunia di lokasi kejadian, namun identitasnya masih kita cari," kata Kepolsek Bekasi Barat Kompol Seto di Bekasi.
Menurut dia, korban tewas sempat dibawa ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi sekitar pukul 04.30 WIB. Selanjutnya, kata dia, akan dipindah ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk keperluan autopsi.
Kejadian bentrokan kedua kelompok itu berlangsung sekitar pukul 03.15 WIB di Jalan I Gusti Ngurah Rai yang merupakan kawasan perbatasan Bekasi Barat dengan Jakarta Timur.
Menurut saksi mata, kata dia, korban tewas menderita luka pendarahan yang cukup parah diduga akibat sabetan senjata tajam.
Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi mendapatkan barang bukti berupa celurit, parang, balok kayu serta baju yang dikenakan korban.
Dikatakan Seto, keterlibatan geng motor dalam kasus itu masih bersifat dugaan, sebab pihaknya masih merasa perlu mendalami lebih lanjut laporan masyarakat tersebut.
"Katanya ada sekelompok orang dengan mengendarai sekitar 20 sepeda motor berboncengan sekitar dua hingga tiga orang," katanya. [Antara]
Baca Juga: Geng Motor yang Serbu Warga di Minimarket Pejaten Diringkus
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?