Suara.com - Setiap akhir pekan, T1 Sauna ramai pengunjung laki-laki. Tempat kumpul komunitas gay di daerah Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat, ini, menjadi sorotan publik setelah digerebek polisi.
"(Ramainya) hari libur," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (9/10/2017).
Kasus tersebut sekarang sedang ditangani polisi. Menurut buku tamu yang diperiksa polisi, tak hanya di-weekend, T1 Sauna juga didatangi tamu di-weekdays. Tetapi pada hari kerja, jumlah pengunjungnya tak sebanyak di akhir pekan.
"Tidak tentu, semua tergantung hari, hari kerja dengan hari libur beda. Jadi ada perbedaan," kata dia.
Tempat tersebut digerebek polisi karena diyakini menggunakan kedok sauna menjadi tempat praktik bisnis prostitusi sesama jenis.
Menurut hasil pendalaman polisi, pengelola sauna hanya menyediakan kamar untuk pengunjung yang ingin bercinta dengan sejenis.
"Misalnya pengunjung masuk, duduk lihat-lihat, naksir, di situ berdua. Kamar ada. Di sana kalau nemu naksir boleh, datang sama pasangan boleh. Masalah harga tergantung dia berdua," kata dia
Untuk bisa masuk ke T1 Sauna, pengunjung cukup membayar Rp165 ribu per orang yang berisi paket kamar, pelumas, dan alat kontrasepsi serta alat bantu seks.
T1 Sauna digerebek polisi pada Jumat (6/10/2017), malam. Sebanyak 47 laki-laki diamankan dan enam orang di antaranya dijadikan tersangka. Keenam orang tersebut yaitu GG, GCMP, NA, TS, KH, dan HI (buron).
Keenam orang tersebut disangkakan dengan Pasal 30 Juncto Pasal 4 ayat 2 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 296 KUHP, dengan ancaman pidana enam tahun penjara.
Tag
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil