Suara.com - Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) Ma'ruf Amin menyebut banyak tugas yang harus dilakukan gubernur DKI Jakarta terpilih pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
Tugas yang harus diselesaikan Anies-Sandi, kata dia, di antaranya masalah pembangunan di Jakarta, mengatasi kemacetan serta mengatasi banjir.
"Saya kira banyak sekali, masalah pembangunan fisik, banjir, kemacetan," ujar Ma'ruf di gedung PBNU, Kramat, Jakarta, Senin (9/10/2017), menyusul rencana pelantikan Anies-Sandi pada 16 Oktober 2017.
Ketua Majelis Ulama Indonesia itu juga menuturkan tugas lain yang harus dilakukan gubernur dan wakil gubernur baru DKI Jakarta yakni, perlunya membuat edukasi kepada masyarakat agar hidup rukun dan tidak melakukan ujaran kebencian.
"Kemudian juga megedukasi masyarakat supaya lebih rukun. Karena di Jakarta kan paling ramai media sosialnya, ujaran kebencian paling banyak di Jakarta. Ini juga memerlukan upaya edukasi masyarakat," tutur dia.
Ma'ruf pun menyampaikan ucapan selamat menjelang pelantikan Anies-Sandi menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Ia berharap Anies-Sandi melakukan tugasnya dengan baik serta menjadikan Jakarta kota yang bermartabat, damai dan menjadi kota yang menyenangkan bagi warga.
"Selamat Pak Anies-Sandi menjadi gubernur DKI. Kita minta jadi gubernur warga DKI secara keseluruhan baik yang didukung mendukung dan bekerja lebih baik lagi daripada gubernur yang lalu untuk membangun Jakarta yang lebih bermartabat, Jakarta yang damai, Jakarta menjadi tempat warga yang sangat menyenangkan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan