Suara.com - Perwakilan Partai Berkarya mendaftarkan partai menjadi calon peserta pemilu tahun 2019 di KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta pusat, Jumat (13/10/2017).
Ketua Umum Partai Berkarya Neneng A. Tutty mengatakan berkas partainya untuk melengkapi persyaratan yang ditentukan KPU mencapai delapan kotak.
"Kami telah memenuhi sesuai aturan KPU, kami siapkan selengkap-lengkapnya sesuai aturan," kata Neneng.
Setelah mendaftar ke KPU, Neneng akan menghadap Tommy Mandala Putra atau Tommy Soeharto untuk melaporkan perkembangan. Tommy merupakan pendiri partai.
"Usai daftar kami bersama seluruh kader akan menuju Masjid At-Tien (TMII). Silaturahmi dan melaporkan ke ketua dewan pembina kami, Tommy Soeharto," kata Neneng.
Neneng realistis. Dia tidak muluk-muluk memasang target perolehan suara.
"Target satu provinsi itu kami dapat satu kursi untuk pemilu pertama ini," kata Neneng.
Selain Partai Berkarya, hari ini, ada empat partai yang dijadwalkan mendaftar ke KPU.
Pukul 08.30 WIB tadi, Partai Nasdem. Pukul 10.00 atau 14.00 WIB, Partai Amanat Nasional. Pukul 13.30 WIB, Partai Golkar. Pukul 15.00 WIB, Partai Garuda.
Sebelumnya, Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia, PDI Perjuangan, dan Hanura sudah lebih dulu mendaftar ke KPU.
Berita Terkait
-
Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?
-
Mengapa KPU Tak Verifikasi Keaslian Ijazah Jokowi Saat Pilpres 2014?
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Akhirnya Dirilis, Drama Berjilid-jilid Segera Berakhir?
-
Profil Bonatua Silalahi, Peneliti yang Ungkap Salinan Ijazah Jokowi di KPU
-
Ini dia Penampakan Salinan Ijazah Jokowi Telegalisir dari KPU
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara