Suara.com - Seorang remaja lelaki di Sacramento, California, Amerika Serikat, masih bisa melihat, walaupun kedua matanya sudah diangkat gara-gara diserang kanker retina (retinoblastoma).
Kedua mata Ben diangkat ketika berumur tiga tahun.
Anehnya, dia masih bisa melakukan kegiatan sehari-hari seperti orang yang masih memiliki mata. Ben Underwood bisa bermain basket, mengendarai sepeda, bermain skateboard hingga gym. Ben mengatakan pada dirinya sendiri kalau dia bisa melihat dengan suara.
Ayah Ben mengatakan tidak dapat mengerti saat Ben bilang dia bisa melihat melalui suara.
"Setiap suara di luar sana dan mengendarai sepeda, itu tidak masuk akal," katanya.
Sedangkan ibunya, Aquanetta, berpendapat, "Itu pasti karena Ben sangat cerdas. Mungkin saja dia (pada Ben) terdapat kejeniusan."
Dilansir dari BTv, Ben sudah melakukan berbagai perawatan dan bantuan untuk kebutaan, seperti software (perangkat lunak) yang bisa berbicara saat menggunakan komputer sehingga dia bisa menulis lirik lagu rap, serta buku tulis yang digunakan saat sekolah dengan teknologi penulisan Braille terkini.
Namun, ada hal lainnya yang luar biasa tidak pernah digunakan, yaitu anjing peliharaan dan tongkat yang biasa digunakan orang yang tak dapat melihat untuk menujukkan arah. Dia bahkan tidak menggunakan tidak menggunakan tangannya untuk meraba saat berjalan menuruni tangga.
Ben mengatakan, melihat melalui suara yang membuat klik tajam yang memantul kembali dari benda-benda di dekatnya. Luar biasanya, telinga Ben mampu menangkap gema dan bisa memposisikan keberadaan suatu benda.
"Jadi aku bisa mengatakan dimana dinding dan dimana letak benda di sekitar lantai. Jika saya klik (berpijak) ke bawah maka saya bisa mendengarnya lebih mudah."
Namun, teman-teman Ben sulit percaya sehingga dia membuktikan dengan menunjuk posisi meja saat di sekolah.
Dokter mengatakan tak pernah menemukan orang yang tak biasa dengan kasus seperti ini sebelumnya.
Untuk menyelamatkan pasiennya, dokter segera memulai kemoterapi dan radioterapi dengan intens, tetapi setelah sepuluh bulan perawatan, tumor itu masih ada di dalam mata Ben.
"Jika tidak segera ditangani, maka Ben tidak akan bisa bertahan hidup karena akan dengan cepat menyerang saraf dan otaknya."
Ben mengatakan dia mengandalkan gema-lokasi sehingga bisa melakukan kegiatan seakan-akan dapat melihat.
Tag
Berita Terkait
-
9 Fakta Unik tentang Iran, Acungkan Jempol sama Artinya dengan Jari Tengah
-
Anak SD Ini Punya Skill Cukur Rambut Luar Biasa, Hasilnya Sekelas Barbershop
-
15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
-
Sambel Belut Gelut, Hidangan Langka yang Jadi Ide Kuliner dan Berbuka Puasa
-
5 Ide Hampers Lebaran Unik 2026 yang Bikin Penerima Langsung Melongo
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!
-
Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?
-
Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final
-
Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS
-
Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!
-
Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan
-
Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan
-
Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji
-
Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO