Suara.com - Dokter Rumah Sakit Yadika berinisial ALT, memenuhi panggilan aparat Kepolisiam Sektor Duren Sawit, Jumat (20/10/2017). Pemeriksaan ALT berkaitan dengan kasus penodongan senjata api mainan.
"Diperiksa hari ini, (ALT) datang jam 10, cuma kepotong salat Jumat, ini masih berlangsung pemeriksaannya," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Duren Sawit Ajun Komisaris Nevo Suharjendro, Jumat sore.
Kepada polisi, kata Nevo, ALT mengakui kerap membawa pistol mainan tersebut saat bekerja di rumah sakit.
Namun, hal itu baru terungkap saat ALT mengamuk dan menodongkan pistol mainannya ke seorang pegawai RS bernama Aan Sugiyanto.
"Ya dia bawa, kan dia (emang) punya, cuma kan kebetulan pas kelihatan orang pas hari itu, kejadian itu," terangnya.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, motif ALT mengeluarkan senjata itu karena kesal pasiennya makin berkurang.
Puncaknya, kekesalan itu ditumpahkan kepada Aan, lantaran ALT merasa korban sengaja mengalihkan pasien ke dokter lain di rumah sakit tersebut.
"Dia menuduh korban memindahkan pasiennya, dialihkan ke dokter lain, dia kan kesel," tukasnya.
Atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan tindakan ALT ke Polsek Duren Sawit. Laporan itu bernomor LP 069/K/X/2017/Sek.Dsw tertanggal 14 Oktober 2017.
Baca Juga: Menteri Yasonna Siap Ladeni HTI di Meja Hijau
Dalam laporan tersebut, dokter ALT diduga melanggar Pasal 335 ayat 1 ke 1 KUHP tentang Tindak Pidana Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang.
Berita Terkait
-
WN Malaysia yang Hebohkan Polda Ternyata Suami Agnes Monica
-
Polisi Perpanjang Penahanan Jonru Ginting Selama 20 Hari
-
Tak Boleh Polisi Gunakan Strobo di Mobilnya, Ini Kata Anies
-
Dilarang Polda, Anies Akhirnya Copot Rotator di Mobil Pribadi
-
Mobil Pribadi Dipasang Rotator, Polisi: Anies Janji Copot Sendiri
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura
-
Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen
-
Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi
-
Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi
-
Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan
-
Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak