Suara.com - Seorang pemuda bernama Muhamad Facru Yusup (20) tewas ditikam senjata taham, saat hendak meminta uang setoran parkir liar di rumah tersangka berinisial IN (18) di kawasan Gang Timbul, RT 10, RW 6, Penjagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.
"Awalnya korban ingin minta setoran parkir liar," kata Kapolsek Penjaringan Ajun Komisaris Anwar Haidar kepada Suara.com, Jumat (20/10/2017).
Menurutnya, IN mendadak emosi setelah melihat istrinya berinisial LI didorong korban hingga tersungkur. Kejadian itu setelah Yusup dan IN terlibat cekcok mulut.
"Gara-gara istri pelaku didorong sama korban, akhirnya pelaku marah," kata Anwar kepada
Menurutnya, karena tak terima istrinya diperlakukan seperti itu, IN mengambil sebilah pisau dapur dan langsung menikam Yusup hingga tewas
Sesudah kejadian itu, IN kemudian bersembunyi di sebuah rumah kontrakan yang tak jauh dari tempat tinggalnya.
Pembunuhan itu terjadi pada Rabu (19/10/2017), dan polisi baru bisa menangkap IN setelah memeriksa beberapa saksi di TKP. Berdasarkan petunjuk yang didapat, pembunuhan itu mengarah kepada IN.
"Dari hasil pemeriksaan bahwa yang membunuh adalah suaminya," kata Anwar.
Baca Juga: Usai Tanggul Jebol, Anies Perintahkan Dinas Keruk Kali Sarua
Polisi menangkap IN di setelah sang istri menunjukkan tempat persembunyianya. "Kami tangkap di gang dekat rumahnya. Dia belum sempat kabur," tuturnya.
Melalui penangkapan itu, polisi juga menyita sebilah pisau yang digunakan IN untuk membunuh korban. IN kekinian telah mendekam di rumah tahanan Polsek Penjaringan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
-
Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif
-
Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat
-
Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan