Suara.com - Sebanyak delapan orang diamankan kepolisian metro Jakarta Utara pada, Senin (9/10/2017) malam. Mereka dianggap ikut terlibat dalam bentrokan antar dua kelompok di Jalan Perjuangan Raya, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, pada hari tersebut.
Akibat bentrokan ini, seorang warga bernama Beni (39) harus meregang nyawa.
"Polres Jakarta Utara sudah mengamankan delapan pelaku tadi malam. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Selasa (10/10/2017).
Dari hasil penangkapan kedelapan pelaku, kata Argo, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan saat bentrokan, seperti pedang dan beberapa besi.
Motif bentrokan maut ini diduga ajang balas dendam terkait insiden pembacokan terhadap Idhar (40), warga jalan Agape, RT 11 RW 7 Tugu Selatan, pada malam sebelumnya.
Ketika itu, Idhar yang tengah asyik bermain catur bersama temannya, tiba-tiba dibacok sejumlah orang yang berasal dari kelompok lain.
Pascabentrokan kedua kelompok, Argo memastikan situasi keamanan di kawasan Koja saat ini sudah kondusif.
"Saya sampaikan bahwa saat ini di daerah sana (Koja) aman, kondusif, tidak terjadi apa-apa," tegasnya.
Menurut Argo, polisi juga sudah memediasi kedua kelompok. Dari hasil mediasi, kata Argo, kedua kelompok sepakat untuk mengakhiri konflik.
Baca Juga: Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan di Koja, Berawal Cekcok Mulut
"Jadi dari Polres Jakut sudah melakukan mediasi dan kedua belah pihak sepakat untuk tidak melakukan konflik, tetapi ditegakan jalur hukum," kata Argo.
Lebih jauh, Argo menyampaikan, personel gabungan polisi dan TNI masih disiagakan di wilayah tersebut untuk mengantisipasi aksi bentrokan kembali pecah.
"Artinya masyarakat tidak perlu khawatir, tidak usah takut, ada pak polisi di sana dan pak TNI," pungkas Argo.
Berita Terkait
-
Lawan Balik! Kortastipidkor Polri Siap Hadapi Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Kasus Promosi Vape Libatkan Anak, Polisi Bakal Periksa Bigmo dan Produsen Liquid Tazelab
-
3 WNI Korban TPPO Dipulangkan! Sempat Tergiur Iming-iming Gaji ART Rp7 Juta di Turki
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ajak Demo Turunkan Presiden Lewat TikTok, Wanita di Ciamis Diciduk Polisi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit
-
Inovasi Online Dashcam Dekkalive Trio Beri Kemudahan Pantau Kondisi Kendaraan Secara Langsung
-
Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama
-
Indeks CFX10 Naik Tipis, Harga Enthereum Merosot
-
Kemenkes soal Komentar Nakes ke Mendiang Yusrizal: Empati di Medsos Bagian dari Profesionalisme
-
5 Ampoule Korea Anti-Aging Bikin Kulit Kencang dan Awet Muda
-
Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Febrie Adriansyah, Sebut Itu Hak Tersangka
-
Sunscreen untuk Melasma di Usia 40 Tahun, 4 Rekomendasi Ini Bantu Lindungi Kulit dari Flek Hitam
-
Pendapatan Negara di Lampung Tembus Rp6,19 Triliun di Semester I 2026
-
Dear Suporter Garuda! Rizky Ridho Kirim Pesan Tegas Usai Kekalahan Memalukan Indonesia