Suara.com - Kepolisian Sektor Koja, Jakarta Utara, menangkap dua pelaku pembacokan, yakni Mat Ali (28) dan Angga Syahputra (20), yang mengeroyok korban bernama Aceng (38) hingga tewas pada, Minggu (8/10/2017).
Kedua tersangka dibekuk di rumah kontrakan mereka di daerah Kreo, Tanggerang, Banten, pada Selasa (10/10/2017) dini hari WIB.
Peristiwa bermula saat Mat Ali yang memboncengi Angga, teman pelaku, dengan sepeda motor melintas di Jalan Gang Syawal, Koja.
Korban menegur keduanya karena mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Teguran dilakukan karena korban menilai, di lingkungan tersebut banyak anak-anak yang tengah bermain sehingga membahayakan.
"Itu pelaku lagi naik motor mau pulang di gang dekat rumah, di teriaki oleh korban. Kemudian terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Utara, AKBP Nasriadi.
Mendengar keributan diantara korban dan pelaku, warga sekitar langsung berdatangan dan melerai. Setelah itu, Mat Ali dan Angga meneruskan perjalanan ke rumahnya yang tidak jauh dari lokasi.
Rupanya para tersangka masih tak terima dengan perselisihan itu, dan kembali mencari korban dengan membawa senjata tajam.
"Pelaku sempat pulang kerumah mengambil Badik dan golok kembali lagi ke lokasi mencari korban," ujar Nasriadi.
Mengetahui pelaku kembali mencarinya dengan sepeda motor, korban pun tiba-tiba melayangkan pukulan ke arah bibir Mat Ali hingga kedua tersangka terjatuh dari atas motor.
Baca Juga: Sapu Bersih Kemenangan Atas Mongolia, Indonesia Juarai Grup H1
Kemudian, tersangka mengeluarkan senjata tajam yang telah dipersiapkan dan mengejar Aceng hingga korban terjatuh.
"Selanjutnya pelaku Angga mengarahkan goloknya ke arah kepala korban, disusul tikaman badik ke arah leher korban yang dilakukan oleh tersangka Mat Ali. Akibatnya, korban meninggal dunia ditempat kejadian," jelas Nasriadi.
Berita Terkait
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Seorang Ibu Curhat Anaknya Tewas Dikeroyok, Hotman Paris Minta Pelaku Segera Ditahan
-
Sadis dan Terencana: 7 Fakta Pengeroyokan Pelajar di Bantul, Motif Geng hingga Ancaman Hukuman Mati
-
Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor
-
Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet