Suara.com - Gabungan Unit Jatanras Polresta Banjarmasin dan Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Selatan berhasil menangkap seorang pelaku pembunuhan yang terjadi di kawasan Kelurahan Pemurus Baru, kota setempat.
"Pelaku langsung ditangkap tak lama setelah melakukan pembunuhan, Sabtu (28/10/2017) malam sekitar pukul 21.00 WITA," kata Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi di Banjarmasin, Sabtu malam.
Pembunuhan itu dilakukan oleh Pendi warga Jalan Kelayan A Besar RT 27 Kelurahan Pengurus Baru, Banjarmasin Selatan.
Sedangkan korbannya dua orang atas nama Masilan (55) dan Hair (27), warga Jalan Lokasi 2 Gang Kenanga Ujung Kelurahan Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Masilan meninggal dunia karena mengalami luka-luka sebanyak 12 tusukan.
Sementara korban Hair hanya mengalami luka di paha kiri dan kini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin.
"Untuk pelaku juga mengalami luka robek di bagian leher belakang dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," ucap alumni Akpol 2006 itu.
Pada saat saksi sedang bermain domino bersama teman-temannya tiba-tiba datang tersangka Pendi dan langsung menyerang korban.
"Untuk motif sementara diduga dendam lama antara korban dan tersangka lantaran adanya perkara perkelahian yang terjadi sekitar dua tahun lalu," tandas Ade.
Kasat Reskrim terus mengatakan cepat ungkap kasus ini berkat kerja keras team gabuang yang terjun langsung untuk melakukan penyelidikan di lapangan. (Antara)
Baca Juga: Dua Tahun Pembunuhan Akseyna Tak Terungkap, Begini Perasaan Ayah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Penipuan Investasi Daring di Batam
-
Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati
-
Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi
-
Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok