Suara.com - Lebih dari 200 petugas menggeledah kampus Universitas Utah di Salt Lake City pada Selasa (31/10/2017) untuk memburu seorang lelaki bersenjata yang membunuh seorang mahasiswa saat melakukan pembajakan mobil setelah terjadi perselisihan pribadi.
Helikopter pencari berputar di atas ngarai Red Butte Canyon, daerah penelitian di sisi timur sekolah itu, tempat pelajaran dibatalkan pada Selasa setelah penembakan pada Senin malam, kata pejabat setempat.
Peringatan "kemungkinan ancaman" semalam untuk seluruh kampus ditingkatkan.
Kepala Keamanan Universitas Utah Dale Brophy mengatakan bahwa tersangka, yang dikenali sebagai Austin Boutain, 24, menyerang istrinya saat berkemah di ngarai itu, yang digunakan untuk penelitian dan memiliki kebun tetumbuhan umum, arboretum serta jalur pendakian.
Brophy mengatakan bahwa Boutain kemudian mencoba membajak sebuah mobil, menembak ChenWei Guo, mahasiswa asing dan jurusan sains pra-komputer.
ChenWei bekerja sebagai rekan penasihat di Kantor Pelayanan Mahasiswa dan Sarjana Asing, kata pernyataan presiden universitas itu, David Pershing.
"Kami telah berhubungan dengan keluarga ChenWei di China dan mereka sangat terpukul dengan kehilangan anak mereka," kata Pershing dalam pernyataan, "Kami berusaha membawa mereka ke Utah sesegera mungkin dan akan menawarkan semua bantuan, yang kami bisa," katanya.
FBI dan lebih dari 200 penegak hukum bergabung dalam pemburuan Boutain, yang diyakini polisi melarikan diri ke dekat pegunungan Wasatch dan "dianggap bersenjata serta berbahaya", kata Brophy.
"Kami ingin memastikan bahwa kami memeriksa semua sudut dan celah, di mana pun orang ini mungkin bersembunyi," kata Brophy, "Kami akan melanjutkan pencarian sampai kami yakin dia tidak berada di pegunungan atau kami menemukan Boutain." Brophy menolak memberikan informasi lebih banyak tentang tersangka, termasuk apakah dia seorang pelajar atau di mana dia tinggal.
Baca Juga: Maryland Diguncang Aksi Penembakan, 3 Orang Tewas
Istri Boutain mendekati polisi kampus sekitar pukul 20.15 Senin waktu setempat untuk melaporkan bahwa dirinya diserang oleh suaminya, ujar Brophy. Dia kemudian dirawat dan dipulangkan.
Tak lama kemudian, polisi menerima beberapa laporan bahwa terdengan sejumlah tembakan yang dilepaskan.
Layanan kereta pelaju dihentikan di dekat kampus tersebut, kata media setempat. (Antara)
Berita Terkait
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Bukan Cuma Teori, Ini Cara Kampus Menyiapkan Mahasiswa Masuk Dunia Kerja
-
4 Rekomendasi Tote Bag Stylish untuk Ngantor dan ke Kampus, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
12 Orang Tewas dalam Penembakan Massal Saat Perayaan Hanukkah di Australia
-
Perayaan Hanukkah Berdarah di Bondi Beach: 9 Tewas, Diduga Target Komunitas Yahudi?
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar