Sejumlah pedagang menggelar lapak di atas trotoar di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Jumat (18/8).
Wakil Gubernur Jakarta Sandiga Salahuddin Uno mengatakan preman Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mendukung penataan pedagang kaki lima yang sedang dilakukan pemerintah.
"Mereka (preman) mendukung. Yang paling mendukung teman-teman dari daerah sana yang mendukung penataan," ujar Sandiaga di Balai Kota Jakarta, Jumat (3/11/2017).
Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengatakan rancangan penataan kawasan Tanah Abang sudah ada. Selanjutnya tinggal sosialisasi.
"Sudah ada rancangannya, tapi kami tidak akan sosialisasikan sebelum kami implementasi di sana. Jadi kami tidak akan ceritakan rencana, jadi kami akan tunjukkan," kata Anies.
Pemerintah melibatkan banyak pihak, termasuk tokoh masyarakat, pedagang, dan komunitas pejalan kaki, dalam penataan kawasan.
"Kami akan bicara dengan stakeholder di Tanah Abang langsung, jangan baca dari media kan kepatutannya begitu. Kami mau nata Tanah Abang kok, masa mereka dengernya dari media," kata Anies.
Sebelumnya, Sandiaga mengatakan kemacetan arus kendaraan serta kesemrawutan kawasan Tanah Abang bukan semata-mata dipicu PKL.
Menurut Sandiaga kemacetan dan kesemrawutan juga disebabkan proyek pembangunan jalan di sekitarnya.
"Bukan semata-mata PKL. Data yang didapat dari citizen reporter kami, itu diakibatkan pembangunan jalan di sekitar Tanah Abang,” kata Sandiaga di acara Uber yang bertajuk “Unlocking Cities”, Djakarta Theater, Thamrin, Rabu (1/11/2017).
Untuk mengatasi kemacetan lalu lintas, pemerintah berencana mengintegrasikan jenis transportasi massal dengan moda transportasi berbasis daring.
"Kami berharap, transportasi online ini bisa menggalang komunitas penggunanya diarahkan ke transportasi massal. Karena secara persentase, jumlah pengguna transportasi online ini memiliki tendensi yang sangat positif untuk menggunakan transportasi massal," kata Sandiaga.
Nantinya, kata Sandiaga, ada sistem saling mengumpan antara transportasi daring dan transportasi massal.
"Harus dengan sebuah pendekatan yang secara masif ada insentif untuk pengguna transportasi online untuk meneruskan perjalanan memakai transportasi massal. Ke depan, konsepsnya adalah kolaborasi transportasi daring dengan TransJakarta,” kata dia.
"Bukan semata-mata PKL. Data yang didapat dari citizen reporter kami, itu diakibatkan pembangunan jalan di sekitar Tanah Abang,” kata Sandiaga di acara Uber yang bertajuk “Unlocking Cities”, Djakarta Theater, Thamrin, Rabu (1/11/2017).
Untuk mengatasi kemacetan lalu lintas, pemerintah berencana mengintegrasikan jenis transportasi massal dengan moda transportasi berbasis daring.
"Kami berharap, transportasi online ini bisa menggalang komunitas penggunanya diarahkan ke transportasi massal. Karena secara persentase, jumlah pengguna transportasi online ini memiliki tendensi yang sangat positif untuk menggunakan transportasi massal," kata Sandiaga.
Nantinya, kata Sandiaga, ada sistem saling mengumpan antara transportasi daring dan transportasi massal.
"Harus dengan sebuah pendekatan yang secara masif ada insentif untuk pengguna transportasi online untuk meneruskan perjalanan memakai transportasi massal. Ke depan, konsepsnya adalah kolaborasi transportasi daring dengan TransJakarta,” kata dia.
Sandiaga menambahkan pemerintah akan terus mengkaji dan mengumpulkan data untuk mencari solusi penertiban kawasan Tanah Abang.
Komentar
Berita Terkait
-
Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis
-
Berburu Pakaian untuk Lebaran di Pasar Tanah Abang
-
Viral Pasar Tanah Abang Diklaim Makin Sepi Pengunjung, Gegara Parkir Liar dan Premanisme?
-
Kurma Laris Manis di Pasar Tanah Abang, Harga Mulai Rp40.000/kg
-
Pasar Tanah Abang 'Berubah' Jadi Masjid, Umat Islam Melaksanakan Salat Jumat
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK