Suara.com - Dinding beton jalur MRT jatuh menimpa dua unit kendaraan sepeda motor dan mobil di Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (3/11) sekitar pukul 22.24 WIB.
"Awalnya seperti butiran jatuh tiba-tiba beton dinding menimpa motor bagian belakang," kata Sani, salah satu korban pengendara sepeda motor, Jumat malam.
Sani mengalami luka namun kejadian tersebut tidak menimbulkan korban meninggal dunia.
Berdasarkan informasi, pekerja konstruksi jalur MRT sedang memasang OCS Parapet dengan beban tiga ton menggunakan truk crane berkapasitas 10 ton dengan posisi di atas "deck girder" proyek MRT.
Saat pemasangan OCS Parapet itu dilakukan pengamanan menutup separuh jalan dan disiagakan petugas bendera dan pihak keamanan. Namun mendadak truk crane tidak stabil sehingga OCS Parapet atau dinding beton jatuh ke jalan.
Dinding beton tidak langsung jatuh ke jalan karena tertahan truk crane namun menimpa kendaraan roda dua yang melintas.
Pihak kontraktor telah membawa korban ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan dan bertanggung jawab terkait kejadian tersebut.
Berita Terkait
-
Donald Trump Dikabarkan Deklarasikan Selat Hormuz Masuk Wilayah Amerika Serikat
-
Donald Trump Akan Deklarasi Selat Hormuz Jadi Wilayah Amerika Serikat
-
Donald Trump Tepis Keluhan Prajurit USS Abraham Lincoln di Tengah Perang Iran
-
Mengapa Donald Trump Tidak Bisa Jadi Presiden 3 Periode Amerika Serikat?
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi