Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon memastikan tak bakal mengikuti jejak Ketua DPR Setya Novanto, yang melaporkan warganet penyebar memenya kepada aparat kepolisian.
Fadli menuturkan, ia memunyai cara berbeda dengan Setnov dalam menanggapi kritik warganet lewat meme.
"Saya sih tidak mengambil jalan itu (lapor polisi) kalau persoalan meme itu," kata Fadli di DPR, Jakarta, Senin (6/11/2017).
Menurutnya, meme yang bermunculan di media sosial adalah sebuah hiburan. Bahkan, Fadli mengakui mengoleksi sejumlah meme yang dianggapnya menarik.
"Kalau saya sih saya anggap hiburan saja. Saya koleksi malah," tukasnya.
Meski demikian, Fadli mempersilakan Setnov yang memilih jalur hukum terkait munculnya meme menyindir Ketua Umum Partai Golkar itu.
Fadli berangapan, langkah hukum itu adalah hak Setnov ketika merasa terganggu, terhina atau terfitnah akibat munculnya meme tersebut.
Untuk diketahui, Setnov melaporkan sejumlah pemilik akun media sosial yang membuat meme dari fotonya sedang berbaring di rumah sakit.
Polisi bahkan mengamankan salah satu orang yang dilaporkan Novanto, yaitu Dyan Kemala Arrizziqi. Dyan kedapatan mengunggah meme Novanto sakit pada instagramnya @dazzlingdyann.
Baca Juga: Demi Keberpihakan, Anies Pantau Pembahasan APBD 2018
Berita Terkait
-
Novanto Mangkir Dipanggil KPK, Ini Bunyi Lengkap Surat dari DPR
-
Perusahaan Keluarga Setnov Diakui Punya Saham di Murakabi
-
Lima Poin Ini Jadi Alasan Setya Novanto Mangkir Dipanggil KPK
-
Kasus Meme Novanto Sakit Harus Jadi Pelajaran Warganet
-
Kasus e-KTP, Kantor Milik Setnov Dijadikan Alamat 14 Perusahaan
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen