Suara.com - Saat ini, tidak semua pengurus Front Pembela Islam (FPI) bisa berkomunikasi dengan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Untuk sekedar mengetahui kabar Rizieq di Mekah, Arab Saudi, kini mereka harus melalui Dewan Pimpinan Pusat FPI.
Tokoh FPI Jakarta, Habib Novel Bamukmin, mengatakan hanya beberapa orang yang bisa berkomunikasi dengan Rizieq.
"DPP itu yang berkomunikasi dengan Habib Rizieq, kami berkomunikasi dengan DPP. Tahu (kabar) Habib Rizieq bagaimana, sehat apa nggak, keadaan di sana dari DPP," ujar Novel saat berbincang dengan Suara.com di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2017) malam.
Menurut Novel, setelah Rizieq mengganti handphone dan nomor telepon, pengurus FPI tidak bisa melakukan komunikasi secara langsung. Semenjak itu, hanya orang tertentu yang bisa berkomunikasi dengan tersangka kasus dugaan pornografi di situs 'baladacintarizieq'.
"Sekarang sudah susah komunikasi. Banyak yang nggak bisa komunikasi semenjak (Rizieq) ganti nomor," katanya.
Meski begitu, pengurus FPI yang ingin bertemu Rizieq di Mekah bisa menghubungi perwakilan DPP. Contohnya seperti salah seorang rekan Novel yang menunjukkan foto bersama dengan Rizieq di Mekah saat bertemu di sela-sela umrah.
"Asal yang mau umrah hubungin DPP, nanti di sana dikasih tahu Habib Rizieq ada di mana. Saya Insya Allah awal tahun umroh mau silahturahmi," katanya.
Rizieq Tak Akan Pulang ke Tanah Air
Novel memastikan, Rizieq tidak akan pulang ke Tanah Air kalau seluruh kasus yang menjerat imam besar FPI tidak dihentikan oleh polisi.
Baca Juga: Pendukung Rizieq Minta Polisi Segera Tangkap Tata Kimil
Ia memastikan Rizieq langsung kembali ke Indonesia kalau pemerintah mengeluarkan SP3 pada untukbsemua kasus yang menjerat Rizieq.
"Mudah-mudahan pemerintah punya sikap memberhentikan kasus Habib Rizieq, ditutup semua. Habib Rizieq pasti langsung pulang," katanya.
Menurut Novel, sedikitnya ada tujuh laporan masyarakat yang berkaitan dengan Rizieq. Selain kasusnya ditangani Polda Metro Jaya, Rizieq juga harus berurusan dengan Polda Jawa Barat, diantarnya kasus dugaan penodaan Pancasila dan pencemaran nama baik proklamator Soekarno.
"Ada sekitar 14 pelapor, di Polda Jabar satu, selebihnya (kasusnya) di Jakarta," kata Novel.
Jika polisi tidak mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan, satu-satunya cara untuk membuat Rizieq pulang ke Indonesia adalah menunggu pergantian presiden. Tetapi jika Pemilihan Presiden 2019 mendatang kembali dimenangkan calon petahana, Presiden Joko Widodo, maka Rizieq tidak akan pulang.
"Paling bagus perjuangan tunggu pergantian presiden dulu. Kalau presiden Jokowi lagi, (Rizieq) nggak pulang-pulang, hijrahnya kayak Rasulullah lama di Madinah," kata Novel dilanjutkan tertawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan