Seorang warga Malaysia dan seorang warga Singapura dan dua anggota tim liputan asal Myanmar divonis penjara dua bulan lantaran menerbangkan drone di atas gedung parlemen Myanmar.
Mok Choy Lin, si warga negara Malaysia, dan Lau Hon Meng dari Singapura ditahan bulan lalu bersama seorang jurnalis Myanmar, Aung Naing Soe dan sopir bernama Hla Tin. Mereka ditangkap saat membuat video dokumenter di Naypyidaw.
Tim tersebut bekerja untuk televisi Turki, TRT. Mereka mengambil gambar parlemen setelah melakukan wawancara dengan seorang anggota parlemen.
“Mereka terkejut setelah mendengar vonis,” kata kuasa hukum mereka, Khin Maung Zaw.
Tak sampai di situ. Mereka masih terancam hukuman tiga tahun penjara atas tuduhan mengimpor barang terlarang tanpa izin layak, demikian disampaikan sang pengacara. Persidangan mereka akan digelar pada 16 November mendatang.
TRT mengklaim bahwa para jurnalis telah memberitahu pihak Kementerian Informatika Myanmar terkait rencana pengambilan gambar tersebut.
Dalam pernyataan setelah penangkapan mereka, televisi Turki mengatakan bahwa polisi menggeledah rumah Aung Naing Soe dan menyita komputer dan hard drive.
Insiden ini terjadi di tengah menegangnya hubungan Turki dan Myanmar, terkait perlakuan pemerintah terhadap Muslim Rohingya.
Baca Juga: Myanmar Tahan Jurnalis Asing karena Terbangkan drone
Komite Perlindungan Jurnalis mengecam penangkapan reporter tersebut sebagai bentuk pembekapan kebebasan pers yang kian meningkat di era demokrasi. (Asiaone)
Berita Terkait
-
Nyalip Tak Hati-hati, Calya Disopiri Mahasiswa Myanmar Seruduk Minitrans di Duren Tiga
-
Timnas Voli Indonesia Bidik Juara Grup B, Siap Lawan Siapa Pun di Semifinal SEA Games 2025
-
Timnas Futsal Indonesia Bantai Myanmar di Laga Perdana SEA Games 2025
-
Timnas Voli Indonesia Hajar Myanmar 3-0, Lolos ke Semifinal SEA Games 2025
-
Pilu, Air Mata Jens Raven Usai Kegagalan Timnas Indonesia U-22
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo