Suara.com - Sebanyak 34 orang teras dalam kecelakaan kereta api di Republik Demokratik Kongo. Kecelakaan itu juga melukai lebih dari 40 orang lainnya dengan serius.
Kecelakaan terjadi, Minggu (12/11/2017) sore. Perusahaan Kereta Api Nasional di Kongo membenarkan kecelakaan itu.
Kereta naas itu terbakar di dekat stasiun kereta api Buyofwe di Provinsi Lualaba selatan. Petugas polisi setempat, Sersan Simon Tongwa mengatakan kereta itu membawa minyak.
"Kereta yang terlibat dalam kecelakaan itu membawa barang, bahan bakar kapal tanker dan penumpang. Kecelakaan itu terjadi saat kereta menyusuri lereng. Kereta api tersebut jatuh di sebuah lembah. Dan akhirnya terbakar," kata Tongwa
Dia mengatakan polisi telah mulai menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.
Sementara Gubernur Lualaba, Richard Muyej Mangez mengatakan korban kecelakaan kemungkinan akan meningkat. Sebab mobil di sekitar kecelakaan juga ikut terbakar. (Anadolu/AP)
Berita Terkait
-
Nekat Menerobos, Pemuda 34 Tahun Terpental Diserempet Kereta
-
Demi Danau Toba, PT KAI Segera Operasikan Rute Kereta Ini
-
Proyek Kereta Api Api Kedungjati-Tuntang Ternyata Masih Mangkrak
-
Menhub: Proyek Rel Ganda Bogor - Sukabumi Mulai 10 November 2017
-
Proyek Rel Kereta Ganda Bogor - Sukabumi Butuh Rp1,1 Triliun
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat