Suara.com - Badrun, pembunuh Imam Maulana, mengakui melakukan aksi kejinya bukan hanya karena mencurigai kekasihnya itu berselingkuh dengan seorang perempuan, tapi juga kerap meminta uang.
"Korban pernah minta uang ke tersangka Rp3 juta untuk ke Bandung," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besad Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (16/11/2017).
Menurutnya, uang yang diminta korban tak lain digunakan untuk menemui seorang perempuan di Bandung. Keberadaan perempuan itu yang membuat Badrun cemburu hingga membunuh korban.
"Kemarin juga sempat minta lagi untuk ke Bandung juga, minta Rp2 juta tapi tersangka tidak punya. Ada sebab-sebab, ada kecemburuan," kata Argo.
Namun, sejauh ini polisi belum memintai keterangan perempuan yang dianggap telah berselingkuh dengan korban.
"Belum dimintakan keterangan," katanya.
Badrun diringkus tak lama setelah polisi mendapatkan informasi penemuan mayat dalam kantong plastik di Terminal Kampung Rambutan pada Selasa (14/11/2017) sore.
Lelaki asal Cilacap, Jawa Tengah itu ditangkap di tempat laundry Clean House, pertokoan Citra Grand Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (15/11/2017) dini hari.
Baca Juga: KPK Ancam Penjarakan Pihak yang Sembunyikan Setnov
Polisi terpaksa menembak kaki kanan Badrun lantaran berusaha melawan saat ditangkap.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius
-
Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita
-
Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026