Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyelesaikan persoalan terkait laporan masyarakat yang mengeluhkan tidak adanya kapal laut yang khusus untuk mengangkut jenazah yang meninggal di Kepulauan Seribu.
Pasalnya warga diharuskan membayar sekitar Rp7 juta untuk menyewa kapal ke pulau untuk mengantarkan jenazah.
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengatakan hal tersebut menunjukkan adanya ketidakadilan yang harus diselesaikan oleh Pemprov DKI.
"Menurut saya itu satu hal yang mesti kita selesaikan dan bereskan di Kepulauan Seribu karena itu sangat tidak adil ya," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Selasa (28/11/2017)
Sandiaga menegaskan pihaknya akan berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan Kepulauan Seribu dan SKPD setempat untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
"Dan kita harus hadir, negara harus hadir diaana dan saya nanti berkoordinasi dengan Dishub dan juga tentunya dengan pak Bupati dan instansi terkait SKPD terkait apa yang bisa kita bantu untuk Kepulaun Seribu," tandasnya.
Berita Terkait
-
Anies Kasih Rp40,2 Miliar ke Kelompok Massa yang Tak Punya Kantor
-
PDIP Kritik Tim Gemuk untuk Anies Baswedan-Sandiaga Uno
-
Swedia Bawa Pengusaha untuk Investasi di Jakarta
-
Balai Kota Jakarta Jadi Remang-remang untuk Hemat Biaya Listrik
-
Pemprov DKI Jakarta Tunggu Opini WTP untuk Bangun RS Sumber Waras
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas