Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-84 untuk Kaisar Jepang Akihito.
"Atas nama Pemerintah dan rakyat Republik Indonesia, saya ingin mengucapkan selamat atas perayaan Hari Ulang Tahun ke-84 Kaisar Jepang, Kaisar Akihito. Untuk itu, pemerintah dan rakyat Indonesia mendoakan kesehatan dan kesejahteraan bagi Yang Mulia Kaisar Akihito," kata Wapres pada resepsi HUT Kaisar Jepang di Jakarta, Rabu malam.
Dalam sambutannya, Wapres juga menyoroti hubungan bilateral Indonesia-Jepang yang telah berjalan dengan baik selama hampir 60 tahun.
"Jepang merupakan mitra kerja sama di beerbagai bidang, Indonesia juga mitra kerja sama bagi Jepang, dan bagi Jepang, saya yakin Indonesia juga merupakan mitra kerja sama yang sangat penting. Kemitraan kedua negara semakin erat dengan diselenggarakannya Forum Kerja Sama Strategis Bidang Maritim yang ditandatangani tahun 2016," kata dia.
Forum Kerja Sama Strategis Bidang Maritim antara Indonesia dan Jepang bertujuan untuk memperkuat dan mempercepat kerja sama maritim di bidang keamanan dan keselamatan maritim, pembangunan ekonomi termasuk infrastruktur dan konektivitas maritim, pelatihan dan pendidikan serta bidang lain yang strategis bagi kedua negara.
Selain di bidang kemaritiman, Wapres juga menyebutkan proyek infrastruktur yang dilakukan Jepang di Indonesia, antara lain bantuan proyek pembangunan pelabuhan baru yang meliputi pengembangan sentra perikanan dan kelautan, Transportasi Cepat Massal (MRT), program pertanian, sosial budaya, dan pengembangan sarana pendidikan.
Terkait peringatan 60 tahun hubungan bilateral Indonesia dan Jepang pada 2018 mendatang, Wapres mengatakan momen tersebut perlu menjadi tolok ukur untuk meninjau kemajuan yang telah dicapai dan upaya untuk meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan kedua negara.
"Kerja sama ini bukan hanya di bidang fisik, tapi juga persahabatan antara dua bangsa," kata dia.
Resepsi HUT Kaisar Akihito ke-84 diselenggarakan Kedutaan Besar Jepang di Jakarta yang dihadiri Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii dan Duta Besar Jepang untuk ASEAN Kazuo Sunaga.
Dalam kesempatan itu Wapres hadir didampingi Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, Staf Khusus Wapres Bidang Reformasi Birokrasi Azyumardi Azra, dan Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M
-
Pramono Anung: Ring Tinju Redam Geng Jalanan Jakarta Timur, Saya Bangun Lagi di Kampung Melayu
-
Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Dibekuk Bareskrim, Diduga Jadi Beking Bandar Sabu!
-
Sempat Ajukan Penundaan Pemeriksaan dalam Kasus Haji, Muhadjir Effendy Tiba-tiba Muncul di KPK
-
MPR Pastikan Tak Lagi Libatkan Juri LCC Empat Pilar yang Bermasalah: Sanksi Sosial Sudah Berjalan
-
Anies Baswedan Soroti Dampak AI pada Remaja: Tantangan Besar Buat Orang Tua dan Guru
-
Jadi 'Sniper' Jaringan Kampung Narkoba Samarinda, Bripka Dedy Wiratama Terancam Pidana dan Dipecat!
-
Sempat Viral Karena Dicurangi Juri, Josepha SMAN 1 Pontianak Kini Dilirik MPR RI Jadi Duta LCC
-
Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!
-
Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme