Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) rapat dengan Komisi II DPR yang membidangi pemerintahan. mereka membahas persiapan untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah tahun 2018 dan pemilihan presiden dan legislatif tahun 2019.
"Yang dipaparkan nanti untuk pemilihan kepala daerah, apa saja tahapan yang sudah kita jalankan dan apa saja kebutuhan-kebutuhan kita sudah terpenuhi apa tidak. Untuk pemilu nasional, tahapan yang sudah dikerjakan, sampai sampai sejauh ini apa saja putusan yang sudah dihasilkan," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman di ruang rapat Komisi II DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/11/2017).
Arief juga mengatakan jika e-KTP belum jadi secara fisik akan diganti menggunakan surat keterangan. Menurutnya, surat keterangan tersebut isinya sama, asalkan datanya sudah direkam.
"Tapi kalau sudah direkam maka KPU dan Kemendagri dalam hal ini bisa meyakinkan bahwa yang bersangkutan tercatat tinggal datanya di salah satu tempat di wilayah Indonesia. Tapi kalau dia belum direkam, kita tidak bisa memastikan," katanya.
Mengenai anggaran, KPU menganggarkan Rp11,9 Triliun untuk Pilkada 2018. Anggaran tersebut tidak termasuk anggaran untuk aparat keamanan, Bawaslu dan pihak terkait lainnya.
"Semua stakeholder membuat aktivitas sesuai dengan peran masing-masing," kata Arief.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat