Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, menegaskan bakal mengawal kasus dua putri di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, yang diperkosa dan dicabuli ayah kandung.
Pelaku berinisial RBT (32) ini tega menjadikan kedua anaknya LP (16) dan L (14) sebagai budak seks bertahun-tahun.
"Kami tetap akan kawal terus kasus ini," kata Yohana kepada Suara.com di sela-sela Simposium Nasional tentang peran Ibu untuk perdamaian di Hotel Shangrila, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017).
Pelaku telah ditangkap oleh penyidik Polres Jakarta Barat. Yohana berharap, pelaku dituntut memakai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, yang salah satunya ancaman hukumannya adalah dikebiri.
"Kami akan telusuri lagi kasus itu, karena UU No 17/2016 sudah disahkan. Barang siapa melakukan seksual kepada anak-anak bisa dikena hukuman tembak mati, hukuman seumur hidup, hukuman kebiri, termasuk memasang cips di tubuh pelaku. Nanti biarlah proses hukum yang berjalan," tuturnya.
Sebelumnya, Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Iver Manossoh mengungkapkan bahwa korban bertahun-tahun diperkosa oleh ayah kandungnya sendiri.
"Anak yang 16 tahun (LP) mengaku mengalami beberapa kali perbuatan persetubuhan oleh ayahnya," kata Iver di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (28/11).
Polisi sudah mendapatkan bukti kekerasan seksual terhadap kedua korban.
Baca Juga: Sepatu Dinas Diatur Pergub, Sandiaga: Nggak Masalah
"Kedua korban sudah divisum untuk membuktikan adanya dugaan persetubuhan dan cabul kepada kedua anak ini," ujar dia.
Pekerjaan RBT sehari-hari menjadi karyawan toko di wilayah Jakarta Barat. Penghasilan tiap bulan sekitar Rp3 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno