Suara.com - Pengacara kondang Otto Hasibuan telah mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Setya Novanto dengan alasan tak ada kesepakatan yang jelas dan pasti antara dirinya dengan Ketua DPR itu.
Sayang, Otto enggan membeberkan kesepakatan yang hendak dia bangun dengan Novanto sehingga tidak menemukan titik kesepahaman antara keduanya.
"Begini, lawyer itu kan punya rahasia. Jadi harus menjaga rahasia klien. Itu etika yang harus saya junjung penuh sebagai lawyer," kata Otto di KPK, Kuninangan, Jakarta Selatan, Jumat (8/12/2017).
Pada intinya, kata Otto, dalam kode etik advokat, seorang advokat yang sudah diberi kuasa oleh klien. Namun dalam perjalanannya tak ditemukan suatu kesepakatan antara dua belah pihak, khususnya menyangkut soal penanganan perkara, maka advokat bisa mundur sebagai kuasa hukum.
"Apa itu? Tentunya banyak hal yang tidak bisa saya sampaikan karena itu menyangkut rahasia klien. Jadi itu harus saya lindungi sampai kapan pun karena itu rahasia klien saya," ujar Otto.
"Sebagai advokat saya juga harus menjunjung tinggi dan memegang teguh rahasia klien saya. Tapi saya memutuskan dengan alasan tersebut," Otto menambahkan.
Meski tidak mau menjelaskan apa yang mejadi persoalan antara dia dan Novanto, namun Otto mencoba menganalogikan perihal ketidak cocokan mereka.
"Contohnya kalau saya mengatakan bahwa ini begini. Ini jalur hukumnya seperti ini, jalur yang benar seperti ini. Lantas dia mengatakan dia mau jalan yang begini. Ya menurut saya nggak cocok, nggak pantas. Ya tentu nggak bisa dong," kata Otto.
Baca Juga: Kasus Setnov, MKD Bakal Minta Keterangan Hilman Mattauch
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK