Suara.com - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendapat penghargaan peduli hak asasi manusia (HAM) keempat kali yakni upaya pemda meningkatkan peran dan tanggung jawabnya dalam penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM.
"Penghargaan diterima Bupati Sleman Sri Purnomo yang diserahkan Menteri Hukum dan HAM RI pada acara Peringatan Hari HAM Sedunia Ke-69, Minggu 10 Desember 2017 di hotel Sulton Solo," kata Kabag Humas Setda Kabupaten Sleman Sri Winarti, Minggu (10/12/2017).
Acara ini juga dihadiri Presiden RI Joko Widodo, turut hadir mendampingi Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Ketua KOMNAS HAM RI.
Menurut dia, pengahargaan tersebut diberikan atas kepedulian Pemkab Sleman atas tujuh hak, yakni hak yaitu hak kesehatan, hak pendidikan, hak perempuan dan anak, hak atas kependudukan, hak atas pekerjaan, hak atas perumahan yang layak dan hak atas lingkungan yang berkelanjutan.
"Pemkab Sleman sebelumnya telah menyampaikan berkas kebijakan dan pelaksanaan kegiatan tujuh hak di atas pada 2016, untuk diverifikasi di Biro Hukum, kemudian berjenjang ke Kanwil dan selanjutnya diteruskan ke Kementrian Hukum dan HAM yang akhirnya Sleman meraih penghargaan Peduli HAM," katanya.
Ia mengatakan, dari 515 kabupaten/kota se Indonesia 351 mengajukan data capaian terkait dengan pemenuhan HAM namun hanya 232 masuk kategori peduli HAM dan 84 cukup peduli HAM.
Usai menerima penghargaan Bupati Sleman Sri Purnomo, melalui Kabag Humas Setda Kabupaten Sleman mengucap syukur atas pemberian penghargaan Peduli HAM dari pemerintah pusat.
"Dari awal Pemkab Sleman sudah memperhatikan dan berupaya mewujudkan tujuh hak-hak yang menjad hak warga dan semua diberikan pelayanan yang sebaik-baiknya untuk memenuhi hak masyrakat," katanya.
Ia mengatakan, dengan penghargaan ini Sleman akan berupaya mempertahankan dan meningkatkan komponen-komponen yang berhubungan langsung dengan pemenuhan hak-hak masyarakat Sleman.
Baca Juga: Hari HAM Sedunia, Jokowi: Dengarkan Aspirasi Masyarakat
Sebelumnya dalam acara tersebut Presiden Joko Widodo secara simbollis juga menyerahkan penghargaan kepada tiga gubernur dan tiga bupati/walikota yang diteruskan Menteri Hukum dan HAM penyerahannya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!