Suara.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irene Putri membeberkan kondisi terdakwa kasus dugaan korupsi proyek e-KTP Setya Novanto.
Irene menuturkan kondi isi Novanto dalam keadaan sehat dan bisa mengikuti persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan meski mengeluh diare sebanyak 20 kali.
"Kami juga konsul dengan dokter dan dokter RSCM. Kami menyampaikan kondisi terdakwa dalam keadaan sehat. Tadi keluhan disampaikan dia yang bersangkutan (Novanto) diare 20 kali," ujar Irene saat menjawab pertanyaan majelis hakim Yanto di persidangan, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Bungur, Jakarta, Rabu (13/12/2017).
Irene menuturkan Novanto yang mengeluhkan diare hanya dua kali ke toilet. Dia juga mengungkapkan, berdasarkan laporan di tahanan Novanto yang mengeluh sakit diare, bisa tidur dengan nyenyak di dalam tahanan.
"Dari laporan pengawal tahana di rutan, terdakwa dua kali ke toilet pukul 11.00 dan pukul 02.00 WIB. Kami dapat laporan terdakwa tidur dengan cukup nyenyak dari jam 08.00 malam sampai jam 05.00 pagi. Kami minta sidang tetap dilanjutkan," kata Irene kepada hakim.
Menanggapi hal tersebut, Kuasa Hukum Novanto, Maqdir Ismail pun menyebut ada perbedaan terkait kondisi Novanto dengan yang disampaikan dokter. Ia pun meminta Novanto kembali diperiksa di rumah sakit yang berbeda.
"Senin kami sudah ajukan agar diperiksa di rumah sakit angakatan darat tapi kami nggak dapat respon, bagaimanapun juga kesehatan Setya Novanto ini sangat berpengaruh terhadap jalannya sidang," tutup Maqdir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan
-
Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua
-
Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina
-
Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota