Suara.com - Pemerintah Arab Saudi kembali membebaskan pangeran yang sempat ditahan terkait kasus korupsi pada awal bulan lalu. Mereka yang dibebaskan adalah dua putra mantan Raja Abdullah, yakni Pangeran Faisal bin Abdullah dan Pangeran Mashal bin Abdullah.
"Ya mereka telah dibebaskan," kata seorang sumber yang dekat dengan pemerintah, Jumat (29/12/2017) seperti dilansir dari laman Asiaone.
Sumber tersebut menambahkan, Pangeran Turki bin Abdullah adalah satu-satunya saudara keduanya yang masih ditahan.
Sementara saudara laki-laki lainnya, Pangeran Miteb bin Abdullah dibebaskan pada akhir November. Dia dilaporkan bisa menghirup udara bebas setelah membayar denda senilai lebih dari 1 miliar dolar AS.
Empat bersaudara itu termasuk lebih dari 200 pangeran, menteri, dan pengusaha yang ditahan pada awal November. Penangkapan mereka di bawah komando Putra Mahkota Mohammed bin Salman.
Berita Terkait
-
Pangeran Arab Saudi Tewas dalam Kecelakaan Helikopter
-
Pangeran Arab Saudi Ingin Tingkat Investasi di Indonesia
-
Presiden Jokowi Jamu Pangeran Arab Saudi di Istana Bogor
-
Ini Jadinya Jika Pangeran Arab "Plesiran" Pakai Armada Mobil Emas
-
Pangeran Arab Saudi "Booking" Resor Maladewa, Wisatawan Gigit Jari
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
Polda Metro Bongkar Pabrik Zenith di Semarang, Sita 1,83 Ton Bahan Baku
-
Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis
-
Pramono Buka Peluang Partai Politik Ikut Naming Rights Halte, Asal Tak Ganggu Wajah Kota
-
Soal Isu Peleburan dengan Gerindra, NasDem: Tidak Masuk Akal, Kami Bukan PT Tbk
-
Donald Trump Mau Tenggelamkan Kapal Cepat Iran Kalau Berani Mendekati Blokade Selat Hormuz
-
Ramai-ramai Kecam Hinaan Donald Trump ke Paus Leo XIV, PM Italia Ikut Kesal
-
Wajah Serius Menhan AS Saat Sjafrie Sjamsoeddin Teken Kerjasama, Apa Isinya?
-
Polling, Warga Israel Mulai Capek Sama Perang: Putus Asa Bingung, dan Marah
-
Lebanon Tegaskan Negosiasi Gencatan Senjata Sendiri dengan Israel, Tak Terkait Iran dan AS
-
Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya