Suara.com - Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Polisi Budi Gunawan tidak aktif lagi sebagai perwira polisi aktif.
Budi dimutasi menjadi perwira tinggi (Pati) Badan Intelijen Keamanan Polri dalam rangka pensiun.
Keputusan tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dengan nomor ST/15/I/2018, tanggal 5 Januari 2018.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi Muhammad Iqbal mengatakan Budi tetap menjadi kepala BIN meski sudah pensiun di Polri. Pasalnya batas usia masa jabatan Polri hingga usia 58 tahun.
"Pak BG pensiun dari Polri, tapi tetap Kepala BIN. Jabatan Kepala BIN tidak berdasar dari Polri. Usia beliau (Budi) sudah 58 tahun, jadi waktunya pensiun dari Polri. Sesuai regulasi," ujar Iqbal kepada wartawan, Jumat (5/1/2018).
Untuk diketahui, Budi Gunawan menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara sejak 9 September 2016 menggantikan Sutiyoso. Budi juga pernah menjabat sebagai Wakapolri mendampingi Jenderal Polisi Badrodin Haiti sejak 22 April 2015.
Budi merupakan salah satu lulusan terbaik Akademi Kepolisian angkatan 1983. Ia lahir di Surakarta, 11 Desember 1959.
Pada saat berpangkat Komisaris Besar, Budi pernah menjabat sebagai Ajudan Wakil Presiden (1999-2000) dan Presiden RI (2000-2004) pada masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga: Polri Mutasi Sejumlah Kapolda di Awal 2018
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas