Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey pada Selasa (9/1/2018). Olly yang sempat mangkir pada panggilan Kamis (4/1/2018) lalu, diperiksa untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo yang terjerat dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.
"Tambahan pemeriksaan untuk tersangka ASS," kata juru bicara KPK saat dikonfirmasi.
Selain Olly, KPK juga memeriksa mantan anggota DPR RI M Jafar Hafsah, Numan Abdul Hakim, Rindoko Dahono Wingit. Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Jajuli Juwaini pun iukt diperiksa. Mereka juga diperiksa untuk tersangka Anang.
Febri mengatakan, pemeriksaan terhadap sejumlah politikus tersebut untuk memastikan kluster politik saat proyek senilai Rp5,9 triliun berlangsung. KPK juga mendalami soal aliran dana dari proyek tersebut.
"Untuk tersangka ASS dalam minggu ini kami mendalami kluster politik. Penyidik mengklarifikasi proses pembahasan proyek e-KTP dan dugaan aliran dana pada sjumlah pihak," kata Febri.
Sebelumnya, Olly Dondokambey dan politikus Partai Keadilan Sejahtera Tamsil Linrung mangkir dalam pemeriksaan KPK. Olly pun meminta kepada KPK untuk menjadwalulang pada Senin (8/1/2018) kemarin.
Olly merupakan anggota Banggar DPR ketika proyek e-KTP bergulir. Namanya masuk dalam surat dakwaan dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto sebagai penikmat uang hasil proyek e-KTP. Dia disebut menerima uang sebesar 1,2 juta dollar AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi