Suara.com - Komisi II dan Komisi III DPR akan rapat gabungan bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, serta komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (11/ 1/2018).
Wakil Ketua DPR dari Fraksi Demokrat Agus Hermanto mengatakan rapat ini diperlukan guna menjaga kondusitivitas dan keamanan jelang pilkada serentak di 171 daerah. Sebab, indikasi keterlibatan aparat hukum dalam Pilkada sudah kelihatan.
"Kita ketahui bahwa akhir-akhir ini banyak isu masalah calon gubernur, bupati/walikota yang mendadak dipanggil alat penegakan hukum dalam, hal ini tentu kepolisian dan pengadilan, tentunya kita harus menjaga ini, menjaga kondusifitas," kata Agus di DPR, Jakarta, Kamis (11/1/2017).
Agus mengatakan apabila di awal pencalonan seorang kandidat secara tiba-tiba dipanggil aparat kepolisian, tentu akan berpengaruh terhadap elektabilitas kandidat tersebut.
"Apalagi kalau ini pesanan orang ya, pesanan partai politik," ujar Agus.
Dia mencontohkan adanya dugaan kriminalisasi yang menimpa bakal pasangan calon yang diusung oleh Demokrat di Pilkada Kalimantan Timur, Syaharie Jaang dan Awang Ferdian Hidayat. Keduanya sempat menjalani pemeriksaan polisi atas sebuah kasus yang dianggap Partai Demokrat mereka tak terlibat.
Di mana sebelumnya Syaharie Jaang sempat diminta untuk berpasangan dengan salahsatu bakal calon dari partai lain, namun ia tolak.
"Tetapi setelah memberikan jawaban dia tidak mau (menerima arahan dari, akhirnya dikasuskan, tentunya ini sesuatu hal yang memiliki nuansa tidak kondusif," tutur Agus.
Untuk itulah rapat gabungan digelar agar persoalan serupa bisa dibahas bersama dengan semua pihak yang dimungkinkan memiliki keterkaitan dengan Pilkada dan juga membahas segala persiapan jelang Pilkada di 171 daerah, baik tingkat provinsi, maupun kabupaten dan kota.
"Sehingga rapat pimpinan DPR dengan Bawaslu, Kepolisian dan lainnya kita sepakat untuk menjaga kondusifitas ini sehingga pilkada ini kita kawal supaya betul-betul demokratis," kata Agus.
Berita Terkait
-
Agar Masyarakat Lebih Peduli, Doli Golkar Kini Usul Pilpres-Pileg Juga Dipisah
-
MK Diskualifikasi Paslon pada Pilbup Mahakam Ulu karena Buat Kontrak Politik dengan Ketua RT
-
Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Serentak, Tjhai Chui Mie: Sangat Membanggakan Bagi Kami Semua
-
Kemendagri Bakal Kumpulkan Kepala Daerah Terpilih Lagi Besok di Monas, Persiapan Rinci Gladi Bersih Pelantikan
-
Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2024: Khofifah-Emil Puncaki Perolehan Suara Pilkada Serentak
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek