Suara.com - Andi Agustinus atau Andi Narogong menjadi saksi ketiga yang dihadirkan dalam kasus dugaan korupsi e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (22/1/2018) malam.
Saat memberikan keterangan, Andi mengaku mengenal mantan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR, Mirwan Amir. Andi mengatakan mengenal Amir setelah dikenalkan Novanto di Lantai 12 Gedung DPR.
Dia pun menyebut Mirwan Amir pernah menitipkan sebuah perusahaan untuk ikut dalam tender proyek pengadaan e-KTP.
"Pernah dikenalkan di Lantai 12 sebelum menang tender. Ada Pak Mirwan, Pak Setya Novanto dan saya. Pak Setya Novanto beritahu Pak Mirwan ada pengusaha yang mau ikut e-KTP," ujar Andi.
Kemudian setelah pertemuan tersebut, Mirwan meminta Andi menghubungi Yusman Salihin. Selanjutnya, Andi pun menghubungi Yusman dan melakukan pertemuan beberapa kali.
Diungkapkan Andi, Yusman meminta agar pelaksana proyek dibentuk ke dalam satu perseroan terbatas.
Ia menambahkan, perusahaan Yusman, yang merupakan titipan Mirwan, bergabung dengan PT Murakabi Sejahtera, yang menjadi salah satu peserta lelang proyek e-KTP.
"Yusman tadinya ajak saya ikut proyek e-KTP, tapi dia maunya dibentuk satu PT, nanti belinya di Yusman. Saya bilang saya nggak bisa gitu, karena ada orangnya Pak menteri, Pak Paulis Tanos dan lain-lain. Akhirnya dia gabung sama Murakabi," tandas Andi.
Baca Juga: Usai Diperiksa KPK, Deisti Langsung ke Persidangan Novanto
Berita Terkait
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan
-
Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan
-
Febrie Adriansyah Dapat Perlakuan Spesial? Ahmad Sahroni: Harusnya Dia Pakai Rompi Pink
-
Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian