Suara.com - Salah satu cara untuk merawat kreatifitas generasi muda adalah dengan memberinya ruang untuk berekspresi. Hal ini yang kini tengah dilakukan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera di DPR melalui kegiatan ajang kreatifitas generasi milenial.
Menurut Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, disamping untuk menggali potensi kreatifitas yang dimiliki generasi milenial, ajang kreatifitas tersebut juga ditujukan mengajak dan menumbuhkan rasa kepedulian anak muda terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi rakyat Indonesia.
"Ini sejalan dengan visi Fraksi PKS untuk mendidik dan menghadirkan pemimpin muda yang punya gagasan kreatif, inovatif, dan solutif untuk menyelesaikan berbagai macam permasalahan rakyat," kata Jazuli di DPR, Jakarta, Rabu (24/1/2018).
Hingga pendaftaran karya kreatifitas itu di tutup, terbukti banyak generasi muda turut berpartisipasi, baik itu berupa video pendek, lomba desain kaos maupun meme.
"Kami surprise dengan ratusan karya yang masuk. Semuanya kreatif dan menarik. Selamat kepada karya terbaik yang terpilih," ujar Jazuli.
Ajang kreatifitas yang mengangkat tema "Kepahlawanan Zaman Now: Berkhidmat Untuk Rakyat" diikuti oleh 350 peserta. PKS menyediakan hadiah sebanyak Rp27 juta untuk tiga kategori, yakni vlog, desain kaos dan meme.
"Sudah ada 15 karya terbaik yang berhak mendapatkan hadiah," tutup Jazuli.
Berita Terkait
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
Gaji Pokok Nol Rupiah, Hakim Ad Hoc Curhat Pilu: Meninggal Dunia Pun Harus Urunan
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam