Suara.com - Wakil Ketua DPR Fraksi PKS Fahri Hamzah mengaku surat pergantian dirinya sebagai pimpinan DPR yang dilayangkan oleh Fraksi PKS sudah dibahas oleh pimpinan DPR.
"Sudah dibahas, sudah dijawab. Apa masalahnya? Ya jawabannya tidak mungkin berubah (Fahri tetap jadi pimpinan DPR)," kata Fahri di DPR, Jakarta, Selasa (30/1/2018).
Fahri mengatakan, permintaan dari PKS bisa saja diterima DPR apabila, partai yang dimpimpin oleh Sohibul Iman menang di gugatan kasasi.
Menurut Fahri, yang meminta agar dia diganti sebagai Wakil Ketua DPR bukan fraksi PKS di DPR. Melainkan desakan dari DPP PKS. Kata Fahri, Fraksi PKS hanya menjalankan tugas dari DPP.
"Tunggu saja sebentar, siapa tahu PKS menang di kasas. Kalau PKS menang di kasasi, lain ceritanya kan. Sabar lah," ujar Fahri.
Fahri memastikan dirinya tidak akan melawan apabila PKS menangkan gugatan. Namun ia berharap, PKS sendiri juga legowo bila kalah di pengadilan.
"Saya nggak akan ngotot-ngotot lah soal jabatan. Ini hanya menegakkan hukum saja. PKS juga harus belajar bagaimana menghormati keputusan hukum lah. Nanti saya juga akan menghormati keputusan hukum," kata Fahri.
PKS sudah memecat Fahri sebagai kader. Ia bahkan akan ditarik diganti sebagai Wakil Ketua DPR.
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menilai pemecatan Fahri tak sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang ada. Sebab itu, Fahri menang dalam gugatan atas pemecatan.
Baca Juga: Fahri Hamzah Minta Pemerintah Jaga Marwah TNI-Polri
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Jadi Imam di Afghanistan, Fahri Komentari Soal Turban
-
Fahri Sindir Cara KPK Tangani Kasus Korupsi e-KTP Serabutan
-
Fahri Hamzah Minta Pemerintah Jaga Marwah TNI-Polri
-
Dua Jenderal Jadi Plt Gubernur, PKS Minta Penjelasan Pemerintah
-
PKS Minta PDIP DPRD Tak Pencitraan Pakai Hak Interpelasi ke Anies
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps