Suara.com - Petugas Kepolisian Daerah Metro Jaya mengungkap peredaran uang dolar Amerika Serikat (AS) palsu senilai Rp3 miliar di wilayah Serpong, Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
"Petugas menangkap tersangka AS dan DP," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, di Jakarta, Kamis (1/2/2018).
Dari kedua tersangka itu, polisi mengamankan 3.000 lembar pecahan 100 dolar AS palsu. Kemudian temuan itu dikembangkan.
Tersangka AS dan DP mengaku membeli uang dolar AS palsu dari YM yang akan dijual kembali kepada orang lain.
Petugas menangkap YM di sekitar Cibodas Sari, Cibodas, Kota Tangerang, Banten.
Dia mengaku membeli uang palsu dari IS senilai Rp16 juta.
Hasil pengembangan, polisi meringkus IS di Cilangkap Lumpang, Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat.
Penangkapan berlanjut lantaran petugas menerima pengakuan IS mendapatkan uang dolar AS palsu itu dari R yang diciduk di kawasan Banten.
Baca Juga: Tiga WNI Disandera Abu Sayyaf, Indonesia Minta Tolong MILF
"R menerima barang dari O yang masih buron," ujar Kombes Argo.
Argo menyatakan para pelaku mengatur strategi jual beli dolar AS palsu dengan modus saling tidak kenal antartersangka.
Para pelaku salah satunya IS terlibat jual beli dolar AS palsu untuk memenuhi biaya hidup, karena selama ini bekerja sebagai petugas keamanan dengan gaji Rp2,5 juta per bulan tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berita Terkait
-
Soal Rekomendasi Penataan PKL Jatibaru, Polda Optimis Disetujui
-
Begini Cara Kerja Dalang Order Fiktif 10 Driver Grab Car
-
Demi Gratisan di Panti Pijat, Abdillah 6 Bulan Nyamar Polisi
-
Polda Metro: Becak Sering Melanggar dan Jadi Korban Kecelakaan
-
Polda Metro Tak Dilibatkan Anies Soal Penutupan Jalan Jatibaru
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan