Suara.com - Pemerintah Indonesia meminta bantuan kepada Moro Islamic Liberation Front (MILF), untuk membebaskan 3 WNI yang masih disandera gerombolan teroris Abu Sayyaf di Filipina.
Permintaan ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi kepada pimpinan MILF Al Haj Murad Ebrahim, saat berkunjung ke Kementerian Luar Negeri Indonesia, Kamis (1/2/2018).
Tiga WNI yang masih disandera merupakan warga asal Nusa Tenggara Timur. Beberapa waktu lalu muncul video tiga WNI itu meminta pertolongan kepada Presiden RI Joko Widodo. Video disebar oleh Kelompok Abu Sayyaf.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Armanatha Nasir mengatakan, dalam pertemuan itu Menteri Retno menyampaikan mengenai kekhawatirannya terkait kondisi WNI yang masih disandera.
Bahkan, Pemerintah Indonesia telah melakukan semua langkah untuk pembebasan tersebut. Armanatha juga menambahkan Pemerintah Indonesia meminta MILF untuk mencegah terjadinya kembali aksi dari kelompok teror Abu Sayyaf yang menyandera warga negara lain.
“Kami meminta dukungan bantuan support dari MILF apabila mereka bisa membebaskan sandera yang ada,” ujar Armanatha Nasir di Kemenlu RI pada Kamis.
Belajar Perdamaian dari Indonesia
Tujuan utama kedatangan delegasi MILF kali ini, kata Armanatha, untuk mempelajari proses perdamaian yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia saat tragedi Aceh.
Baca Juga: Musim Depan, Chelsea Ingin Tukar Eden Hazard dengan Pemain Madrid
Armanatha mengklaim peran Indonesia sangat diakui baik di dalam negeri dan di Filipina Selatan.
“Sejak 1980 Indonesia secara konsisten dan aktif terlibat membantu perdamaian di Filipina Selatan termasuk keterlibatan Indonesia dalam internasional untuk monitoring tim yang ada di Filipina Selatan. Sampai dengan tahun 2000 saat ini ada sekitar 84 personel yang dikirim ke sana [untuk proses perdamaian di sana],” kata Armanatha.
Selama di Indonesia, MILF juga akan bertemu dengan sejumlah organisasi Islam di antaranya Nahdhatul Ulama dan juga Muhammadiyah.
Berita Terkait
-
Juara, Wakil Taiwan Ini Senang Didukung Suporter Indonesia
-
Tak Banyak Mendapat Perlawanan, Anthony Juarai Indonesia Masters
-
Fitriani Takluk, Indonesia Tak Sisakan Wakil di Tunggal Putri
-
Indonesia - Sri Lanka Fokus Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan
-
Pemerintah Berupaya Pulangkan Dua WNI yang Disandera Abu Sayyaf
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno