Suara.com - Warga Kampung Bukit Cincin, Sungai Raya, Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, terpaksa mengusir Arman, laki-laki yang menikahi adik kandungnya sendiri, Siti.
Mereka diketahui sudah menikah belasan tahun lalu dan sudah memiliki dua orang anak.
“Kami takut saja kalau terjadi apa-apa di lingkungan ini, jangan sampai terjadi musibah di Karimun ini karena mereka,” kata Dohar, seorang warga, seperti dilansir batamnews—jaringan Suara.com, Sabtu (10/2/2018).
Dohar mengatakan, ia dan warga menyambangi rumah Arman pada Jumat (9/2) sore. Mereka datang untuk menggerebek dan mempertanyakan kebenaran bahwa Arman menikahi adik kandungnya sendiri.
Setelah didatangi, Dohar mengklaim Arman mengakui Siti adalah adik kandungnya. Ia menikahi Siti pada tahun 2001 di Jawa Barat.
Seusai menikah, mereka merantau ke Karimun tahun 2003. Hingga kekinian, pernikahan sedarah itu sudah dikaruniai dua orang anak.
“Sewaktu digerebek, keduanya dibawa ke Masjid Agung untuk menghindari amukan warga dan sekaligus mencarikan solusi. Berdasarkan kesepakatan, maka Arman harus meninggalkan Karimun untuk selamanya. Dia diminta pergi hari itu juga,” tuturnya.
Kapolsek Meral Ajun Komisaris Syaipul Badawi membenarkan pengungsiran itu adalah kesepakatan warga dengan Arman.
“Anggota kami mengawal Arman sampai ke pelabuhan. Dia berangkat pergi pada Jumat malam,” kata Syaipul.
Baca Juga: Kalahkan MU Benitez Ternyata Kurang Puas, Kenapa?
Ia mengatakan, polisi dan pihak berwenang lainnya akan akan menindak lanjuti masalah tersebut. Karenanya, untuk menjaga situasi aman dan tetap kondusif, maka Arman diminta untuk meninggalkan Karimun.
Sementara adik kandung yang sekaligus istri beserta anaknya masih tinggal di Karimun, dan dalam pengawasan pihak-pihak yang berwenang.
“Untuk adiknya, masih di sini. Nanti kami akan bicarakan lagi, sekarang kami menjaga bagaimana situasi aman dan tetap kondusif,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela
-
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar
-
Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru
-
Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik
-
No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung
-
Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya
-
Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!
-
Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Desa dan Lulusan Sekolah Rakyat