Suara.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho kaget mendapatkan vonis dari dokternya. Dia divonis kanker paru-paru stadium 4.
Shock, karena Sutopo mengklaim tidak merokok dan selalu makan sehat. Bahkan di keluarganya tidak ada yang mempunyai riwayat kanker.
"Awalnya shock karena saya tidak merokok, genetic tidak ada dan makan sehat. Tapi saya pikir ya sudahlah. Ini garis hidup saya. Saya jalani saja dengan ikhlas," kata Sutopo, Selasa (13/2/2018).
Vonis diberikan dokter pertengahan Januari 2018 lalu. Pascadivonis kanker, dia pun mengaku akan terus bersemangat.
"Ini teguran dari Allah agar saya lebih banyak beribadah, berdoa dan berbuat kebaikan," kata dia.
DR. Sutopo Purwo Nugroho lahir di Boyolali 7 Oktober 1969 . Saat ini Sutopo adalah Kepala Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sutopo menyelesaikan sarjana di Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Ia merampungkan pendidikan MSc dan PhD nya di Institut Pertanian Bogor di bidang hidrologi.
Sutopo mengawali karirnya pada 1994 dengan bekerja sebagai peneliti di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Sejak 2010 hingga sekarang ia bekerja di BNPB.
Selain menjadi Humas BNPB, Sutopo juga mengajar kuliah manajemen kebencanaan di beberapa kampus. Dia juga menyandang status ilmuan kebencanaan ternama di Indonesia. Sutopo terjun langsung menyaksikan penanggulangan dan rehabilitasi bencana di Indonesia.
Baca Juga: Awas! Penyakit Lambung Ini Incar Perokok
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
Terkini
-
Kritik Sentilan Menkeu Purbaya, Ketua DPRD DKI: DBH Hak Jakarta Ditahan, Mau Utang Malah Dilarang
-
5 Manfaat Utama Menggunakan Krim Malam Sebelum Tidur untuk Wajah
-
8.500 Pelari Siap Ramaikan Jakarta Awal Oktober, Fanny Ghassani: Lari Jadi Olahraga yang Accessible
-
Polda Metro Jaya Geledah Kantor BPN Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Mafia Tanah Program PTSL
-
4 AC Daikin Inverter yang Hemat Listrik dan Awet, dari Zeta hingga EVO
-
DPR Mulai Tak Yakin BPOM Bisa Hentikan Keracunan MBG: Desain Program Harus Diubah Total
-
Rokok Ilegal Makin Menggerogoti Industri, Negara dan Daerah Ikut Kehilangan Penerimaan
-
Meski Telah Disegel, Pembangunan Gedung Padel di Meruya Utara Diduga Masih Berlanjut
-
Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
-
Ulasan Malam Terakhir: Cerita tentang Kebebasan dan Perlawanan terhadap Kekuasaan