Suara.com - Presiden Joko Widodo bakal kembali maju sebagai calon presiden untuk periode kedua dalam Pilpres 2019. Namun, dia belum menentukan bakal calon wakil presiden yang akan mendampinginya.
"Ini semuanya baru dalam proses pematangan penggodokan," kata Jokowi ditemui di Kawasan Industri Delta Silikon 3, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa (27/2/2018).
Dia mengakui, hingga kekinian, belum menentukan kriteria sosok tokoh yang akan mendampinginya di pilpres. Pihaknya bersama partai politik pendukung tengah mencari sosok yang tepat.
"Mengenai kriteria belum bicara siapanya, jadi ditunggu saja, sabar,” pintanya.
Jokowi juga tak banyak berkomentar perihal keputusan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, yang menegaskan tak lagi mau mengikuti pilpres sebagai pendampingnya.
"Coba tanyakan ke Pak JK," kata dia.
Sementara ini, Jokowi telah mendapat dukungan sejumlah partai politik, di antaranya PDI Perjuangan, Partai NasDem, Partai Golkar, Partai Hanura dan PPP.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap