Suara.com - Aksi penembakan massal di institusi pendidikan, kembali terjadi di Amerika Serikat. Termutakhir, setidaknya dua orang tewas setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakkan ke dalam asrama di Central Michigan University.
"Polisi mengkonfirmasi bahwa insiden penembakan di Campbel Hall pagi ini telah menewaskan dua orang," tulis Universitas Michigan lewat Twitter yang dikutip Anadolu Agency, Sabtu (3/3/2018).
"Korban jiwa bukanlah mahasiswa, dan polisi meyakini insiden tersebut sebagai permasalahan domestik," tambah universitas.
Pelaku penembakan diketahui bernama James Eric Davis Jr, laki-laki berusia 19 tahun.
Pihak kampus dan penegak hukum telah memperingatkan mahasiswa untuk tidak mendekati Davis, yang masih dianggap berbahaya.
Pihak berwenang belum dapat memastikan apakah Davis adalah mahasiswa di Universitas Michigan,.
Namun, polisi menyebut kejadian tersebut sebagai "perselisihan keluarga", dan mengonfirmasi bahwa tidak ada siswa atau staf fakultas yang terluka akibat penembakan tersebut.
Universitas Michigan yang memiliki sekitar 23.000 mahasiswa ini terletak di sekitar 125 mil barat laut dari Detroit.
Polisi Mount Pleasant dan Sheriff Isabella County saat ini tengah mendampingi kepolisian universitas.
Baca Juga: Luncurkan Ok Oce di Setu Babakan, Sandiaga: Mudah-mudahan Laku
Agen khusus dari Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak juga turut membantu penyelidikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN